Hizbullah, Mufti Sunni Syria dan Lonceng Gereja

Hizbullah, Mufti Sunni Syria dan Lonceng Gereja
Oleh: subbhan a, blogger

syria_-_location_map_2013_-_syr_-_unocha-svg

– Syria –

Maloula: adalah sebuah kota kecil dalam provinsi Damaskus dan terletak 56 km timur laut Damaskus ibuka Syria. Dikenal sbg salah satu desa yang masih menggunakan bahasa aramic -bahasa kuno yang pernah digunakan Yesus as- maloula pernah menjadi kontes peperangan antara tentara pro pemerintah syria melawan teroris jahbat nusra dan FSA. 2 kali maloula sempat berpindah tangan ke tangan teroris. 21-oktober-2013 sampai 28-oktober-2013 dan 13-desember-2013 sampai 14-april-2014.

Selama maloula dikuasai para teroris,  1500 christian armenia dan orthodox dijadikan sandera. Menggunakan sebagai tameng hidup, penduduk sipil kristen maloula termasuk wanita dan anak2 dikurung ditempat2 strategis untuk mencegah serangan udara. Sementara itu 2500 kristen maloula mengungsi ke wilayah pemerintah syria. 45 warga sipil ditembak tanpa pengadilan, ada yang dibakar hidup2, maupun dieksekusi dijalanan.

Tidak usah kita ceritakan pemerkosaan yg diderita wanita2 kristen maloula karena mereka dianggap budak. Atau pendeta2 yang disembelih hanya karena dianggap kafir. Gereja2 yang dihancurkan, rumah2 yang dijarah, penghancuran patung yesus dan bunda maria, pembakaran manuskrip2 tua aramic kristen, rumah2 sakit yg dihancurkan, sekolahan, dll.

Oh ya, sambil tidak lupa, selalu ada coretan2 didinding2 yang telah hancur, sebagai simbol kebanggaan perbuatan mereka: “Allahu Akbar”, “Jahbat nusra”, ” Rezim akan hancur”, “Kemenangan untuk khalifah”.

Pendek kata, Kristen maloula yg hidup damai, dan peradaban tua yg berumur ratusan tahun, sebuah peradaban yang bahkan sudah exist sebelum islam hadir, telah hancur dalam sekejap. Dan semuanya, terjadi dengan mengatasnamakan Tuhan.

Melihat nasib kristen maloula, Boutros Alnemeh, kepala kristen orthodox Kota Homs dan Hama berkata: “warga kami mengalami trauma, dan dicekam ketakutan. Mereka digunakan sebagai perisai hidup. Atas nama mereka, kami memohon secara mendesak kepada parlemen eropa dan masyarakat international untuk bantuan kemanusiaan dan menolong mereka”

Boutrous Almaneh yg kristen tidak salah. Dia seorang kristen. Dan karena itu meminta pertolongan kepada komunitas international, parlement eropa,  yg sebagian besar kristen untuk membantu mereka.

Namun fakta berbicara sebaliknya. Parlemen eropa  bungkam. Dunia internasional bungkam. Tentu kita tahu persis alasan kebungkaman mereka. Mereka yg membiayai dan mempersenjatai para teroris, maka jangan kau harapkan bantuan dari mereka.

Lantas,
Siapa yang menyambut seruan permintaan tolong mereka?
Siapa yang datang untuk menyelamatkan minoritas tertindas ini ketika tidak ada yang mau menyelamatkan mereka!?

Hizbullah!!! Dan tentu saja, bersama dengan tentara Syria.

April 14, 2014 Hizbullah bersama tentara syria (SAA) berhasil membersihkan maloula dari para teroris bangsat. Hal yang pertama yang dilakukan tentara Hizbullah ketika berhasil membebaskan maloula adalah datang gereja, dan membunyikan loncengnya.

Epic!!!

Watch “Hezbollah man rings church bells in Syria” on YouTube

Maka jangan heran, jika Hizbullah dapat meraih cinta masyarakat lebanon maupun syria, terutama kaum minoritasnya. Hizbullah meraih cinta mereka tidak dengan cara membangun banyak masjid, atau melafalkan ayat2 suci sambil memegang tasbih lalu berkhutbah.

Tapi lebih menukik kedalam ajaran sejati islam, Hizbullah meraih cinta manusia dengan cara berkhidmat kepada manusia, membangun rumah2 sakit, memberdayakan kaum papa, memanusiakan minoritas, dan mengangkat derajat mereka yg terpinggirkan. [Sebelum Hizbullah lahir, minoritas syiah lebanon adalah kaum marginal dan papa. Sekarang, syiah lebanon sangat berpengaruh di lebanon maupun dikawasan]

Tanpa menggunakan ayat2 suci sekalipun, semua perbuatan hizbullah adalah lantunan ayat suci.

Maka tidak usah heran, jika Imam Mihrab Syaikh Said Ramadhan AlBouthy asSufi ra memuji tinggi sayyid hasan Nashrullah, leader hizbullah:

“Aku berharap agar diri ini, disisi Allah, sama  nilainya dengan jari ditangan Hasan Nashrullah. Aku katakan satu jari ditangan pejuang. Aku tidak pernah berperang. Tidak pernah terbuka kesempatan bagiku untuk berjuang disisi Allah dengan berperang” (syaikh Bouthy)

[Perlu diperhatikan: syaikh Bouthy syahid sebelum menyaksikan perjuangan heroik Hizbullah membela minoritas kristen maloula diatas]

Videonya bisa dilihat disini:

“Mereka yang berkhidmat kepada manusia”, kata Rasulullah saaw pembawa islam rahmatan lilalamin, “dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dan dekat dengan manusia”

Hizbullah, persis mengikuti sabda sang Rasul.

Tentu saja, semua itu karena rekam jejak hizbullah yang berbicara.

Lain Hizbullah, lain pula Mufti Sunni Syria, syaikh Ahmad Hassoun. Dia seorang doktor dalam fikih Syafii. Dia sering berbicara dalam dialog antar agama dan antar budaya.

Ada salah satu petikan pidato beliau didepan parlemen eropa 15-jan-2008 yg mengesankan. Saya merasa perlu membaginya kepada anda karena walau pidato ini pidato lama, tapi masih sangat relevan dengan kondisi syria saat ini.

“Aku datang dari suatu negeri. Aku tidak pernah memilih agar aku berada di sana. Tapi langitlah yang memlih aku menjadi bagian dari penduduk negeri itu. Itulah negeri yang kami sebut dengan negeri yang diberkahi: negeri Syam, Palestina, Lebanon, Suriah, Yordania, Israel.

Inilah negeri-negeri yang menerima suluruh peradaban ruhani dari langit. Di tanah kami, dulu Ibrahim berjalan. Di tanah kami, dulu Musa merasa aman dan hidup dalam kebahagiaan. Di tanah kami, dulu Isa dilahirkan. Dari tanah kami, Isa naik ke langit. Ke tanah kami, Muhammad datang dari Mekah untuk naik ke langit”

Setelah memuji tanah syam, tanah peradaban dan kebudayaan, tanah kelahirn para nabi dan manusia suci, beliau melanjutkan pidato mengenai nilai2 kemanusiaan dengan logika sedemikian jernih:

“Karena Ka’bah dibangun oleh manusia. Tembok Ratapan dibangun oleh orang-orang Yahudi; Gereja al-Qiyamah dibangun oleh orang-orang Nasrani. Sedang manusia, siapa yang membangun? Manusia adalah bangunan Tuhan.

Terlaknatlah orang yang menghancurkan bangunan Tuhan!
Tekutuklah orang yang membinasakan manusia.

Seorang bocah Palestina, bocah Israel, bocah Iraq, yang terbunuh hari ini, Tuhan akan meminta pertanggungjawaban dari kita semua karena pembunuhan itu. Karena, bocah-bicah itu adalah “boneka-boneka” yang Tuhan ciptakan di muka bumi ini, dan kita membunuh boneka-boneka itu tanpa kemampuan mengembalikan kehidupan mereka lagi…

Jika Ka’bah dihancurkan, pasti akan dibangun kembali oleh anak-anak kita. Jika masjid Aqsha dihancurkan, pasti akan dibangun kembali oleh cucu-cucu kita. Jika gereja al-Qiyamah dihancurkan, pasti akan dibangun kembali oleh generasi selanjutanya. Tapi, saya mohon kesadaran kalian, jika seseorang dibunuh, siapa yang mampu mengembalikan kehidupannya?” (Syaikh Ahmad Hassoun)

Pidato lengkapnya dapat dibaca disini:

http://www.islam-institute.com/syaikh-ahmad-hassoun-dari-suriah-tebar-cinta-di-eropa/

Videonya juga bisa dilihat disini:

Sejak menggantikan Syaikh Ahmad Kaftaro sebagai Mufti Sunni Syria Juli-2005, Syaikh Ahmad Hassoun memang sering berdialog lintas agama. Beliau memposisikan dirinya sebagai bapak bangsa. Bapak bangsa yang mengayomi anak2 syria baik muslim, kristen, yezidi, alawite, armenia, bahkan atheis sekalipun. Beliau benar2 mewujudkan dirinya dalam satu kalimat indah: islam rahmatan lil alamin. Dalam arti yang sebenarnya.

Beliau bahkan tidak segan keluar masuk gereja, untuk mengumandangkan pesan2 kemanusiaan. Tentu saja, pesan kemanusiaan universal tanpa sekalipun kehilangan nilai2 islam.

Silahkan lihat video ini. Syaikh Ahmad Hassoun datang ke gereja, menghadiri perayaan natal umat kristiani, berbicara mengenai Yesus dalam perspektif islam tanpa menyinggung umat kristen. Kehormatan islam tidak beliau buang, tapi saat bersamaan harmonisasi antara agama, beliau rajut dan kembangkan.

[Bayangkan fitnah seperti apa yang akan diterima oleh Syaikh Ahmad Hassoun jika beliau tinggal di Indonesia]

Watch “Only in Syria – Grand Mufti Ahmad Hassoun Leads a Christmas Mass” on YouTube

Tentu sekarang kita tidak heran jika mufti Syria dicintai minoritas dan dihormati mayoritas. Perwujudan mufti syria, adalah perwujudan islam sejati: islam rahmatan lilalamin.

Semua tingkah laku mufti sunni syria sejatinya cerminan mendasar bangsa syria: toleran dan moderat. Mereka toleran kepada yang berbeda. Dan mereka moderat menerima perbedaan. Dan syria dibangun atas dasar toleransi ini.

Sengaja saya berbicara mengenai maloula, hizbullah, mufti syria sunni, agar saya dapat mengajukan sebuah pertanyaan.

Setelah kita melihat Hizbullah yang demikian mengayomi kaum minoritas, dan Mufti Sunni Syria yang demikian toleran kepada kaum minoritas sekalipun, apakah iman rakyat syria jadi tergadaikan dan  beralih ke kristen?

Apakah banyak muslim syria yang berbondong-bondong masuk kristen karena kehidupan mereka yang demikian toleran!?

Gak tuh.

Muslim syria sejauh ini masih mayoritas. Bahkan dari tahun 1970 hingga saat ini, lebih dari 87% populasi syria adalah muslim. Dimana 70%nya adalah muslim sunni, 11% alawite dan sisanya diisi muslim syiah, druze, orthodox, yezidi, armenian, dan kaum minoritas lainya.

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Demographics_of_Syria

Angka tersebut cenderung tidak berubah dari tahun ketahun. Malah ada kecenderungan jumlah muslim justru meningkat.

Dan ajaibnya, dari negeri2 yang sangat toleran seperti syria ini, malah lahir ulama2 kelas dunia, yang mengerti masalah2 syria kekinian, namun memiliki keanggunan dan kharismatik ulama-ulama klasik.

Maka kita mengenal2 ulama sunni yang membanggakan justru dapat terlahir dari negara toleran seperti syria ini. Saya menyebut beberapa saja diantaranya.

Seperti Syaikh Wahbah Zuhaili professor multidisiplin ilmu. Imam Mihrab Syaikh Ramadhan alBouthi, sering dijuluki sang gozali kecil. Pakar yurispredinsi islam sekaligus pakar mistisme islam (tasawuf).

Syaikh Shukri AlLuhfi, mursyid thoriqoh syadziliah, syaikh Ahmad Habbal, mursyid thoriqoh Arrifaiyah. Keduanya dikenal luas di syria sebagai salah satu wali abdal dari 40 wali.

Dan tentu saja, masih ada ribuan ulama fikih sunni dan sufi yang lahir setiap tahunnya dari madrasah2 dan halaqoh yang tersebar di seluruh syria.

Semua itu sangat memungkinkan dan justru berkembang dinegara yang toleran seperti syria.

Sayangnya, negeri yang demikian toleran seperti syria, negeri yang melahirkan ribuan2 ulama2 cemerlang, justru sedang dihancurkan.

Dan yang menghancurkan syria, justru saudara2 kita sendiri, yang mengaku beragama islam dan mengaku mengusung islam rahmatan lil alamin.

Islam rahmatan lil alamin, dalam benak mereka, justru berarti penghancuran peradaban dan kebudayaan.

Ironis.

Feynman

Feynman
Oleh subbhan a, blogger

richardfeynman-painemansionwoods1984_copyrighttamikothiel_bw

Richard Feynman 1918-1988

Ketika Richard Feyman masih kuliah di MIT, dia mengambil mata kuliah biologi. Sebagai mata kuliah pilihan yang wajib diambil.

Sebagai mahasiswa fisika cemerlang, kadang menghapal definisi-definisi yang ada diktat2 adalah membosankan. Karena anda tinggal membuka buku biologi, dan dapat membaca definisinya secara langsung. Sesimple itu saja. Justru proses tersulit bukan disitu. Memahami realitasnya yang jauh lebih sulit.

Feynman membuktikan, seperti diungkapkan dalam bukunya yg menghibur “Surely You’re Joking, Mr Feynman“, ketika meneliti masalah biologi molekuler, Feynman melejit melebihi para koleganya yg mengambil mata kuliah biologi. Sekiranya, dia tidak ceroboh, kata Feynman, penelitianya mungkin diganjar nobel biologi. Sayangnya, sbg fisikawan lebih2 fisikawan teori, dia menderita penyakit yg sama: ceroboh.

Feynman tak pelak adalah ilmuwan yg banyak membaca tapi tak suka menghapal. Dia keliling dunia, mengajar banyak orang utk memahami realitas fisika yg tidak akan anda dapatkan hanya dgn membaca buku atau diktat. Dia sampai dalam level mahaguru, meraih nobel fisika, melalui karyanya yg cemerlang: Elektrodinamika Kuantum. Cabang teori fisika baru yang berhasil dia gagas.

Mengapa anda harus menghapal definisi-definisi jika bisa anda dapatkan hanya dengan membuka buku? Begitu kata2nya. Apalagi jaman internet seperti sekarang ini, yg hanya butuh 1-2 klik utk mendapatkan informasi.

Feynman memahami fisika hingga level tersulit tidak melalui diktat2 yang tebal, tapi masuk hingga ke realitasnya.

Jika pemula, pada saat belajar fisika, mereka harus mengambil kertas dan menuangkannya kedalam rumus2 rumit dan sulit utk memahami fisika, maka Feynman sudah melewati itu semua. Dia sudah memahami dari awal sampai akhir topik tanpa menuangkannya dalam rumus2 dikertas. Dia memikirkannya semuanya diotaknya.

Ketika ditanya, bagaimana dia mencapai itu, dia menjawab: aku memahami fisika hingga realitas terdalam. Dan itulah tahap tertinggi fisikawan. Sebuah posisi yg dicapai Einstein, Mills dan Yang, Paul Adrian Maurice Dirac, Niels Bohr, Werner Heisenberg, Schrodinger dan puluhan fisikawan cemerlang lainnya.

Saya berbicara tentang Feyman, utk menunjukkan bahwa diktat2 dan buku2 bukanlah tujuan. Dia cuma alat, dan jangan berhenti disitu.

Apalagi jika anda seorang pelajar yang ingin mengenal Tuhan.

Alam semesta tidak mampu menampungKu, tapi hati hambaKu yang ikhlas dapat meliputiKu“. (Hadits).

Jika alam semesta saja tidak mampu menampungNya maka jangan harap buku dan diktat dapat menampung dan menjelaskanNya.

Sepertinya kalimat terakhir itu relevan merangkum tulisan ini.

Literalis

Literalis
By subbhan a, blogger

images-4

Wahabi sering memaknai teks secara literal dan terjatuh kedalam lubang pengkafiran (takfiri)

Seorang sufi mengajar muridnya. Dan dia memelihara kucing karena begitu sayangnya. Tapi setiap mengajar, kucing itu membuat kegaduhan. Untuk mengatasinya, maka setiap sang sufi mengajar, kucingnya diikat agar tdk membuat gaduh.

Kebiasaan ini berlangsung bertahun-tahun sehingga muridnya lupa alasan kenapa kucingnya diikat pada sang sufi mengajar. Ketika sang sufi wafat, murid penerusnya melanjutkan tradisi. Walau murid2nya tidak menyukai kucing, mereka sengaja membeli kucing dan mengikatnya kala pelajaran dimulai oleh guru yang baru.

Di lain tempat, ada sang sufi lainnya. Setiap sholat, saat bangkit dari sujud, tubuhnya secara otomatis membutuhkan oksigen. Karena sudah tua, paru-parunya terbuka secara tiba-tiba untuk membuat aliran oksigen lebih lancar. Sementara tenggorokannya tidak siap, maka secara alami sang sufi mengeluarkan batuk setiap kali bangkit dari sujud.

Kejadian ini berlangsung terus selama hidupnya. Apalagi jika musim dingin mendera.

Ketika sang sufi meninggal, murid2nya yang tidak memahami persoalan, melanjutkan tradisi ini. Setiap bangkit dari sujud, mereka batuk secara berjamaah: uhuk uhuk..

Gaduh ..

Apa yg dilakukan para murid diatas, adalah gambaran tepat perilaku para literalis. Mereka memahami agama, hanya berdasar yang tersurat. Padahal dalam setiap kejadian selau ada makna yang tersirat. Dan seringkali  makna yang tersirat itulah makna yang sebenarnya.

Pertanyaan dimana Tuhan Sangat Tidak Relevan

Artikel ini saya tulis sebagai respon atas anggapan kawan2 wahhabi yang menganggap Tuhan bertempat di Langit. Aneh.

Pertanyaan dimana Tuhan Sangat Tidak Relevan
– Sebuah telaah pendek –
Oleh: subbhan a, blogger

big-bang-8

peristiwa ledakan besar dari sebuah singularitas yang melahirkan alam semesta. dimana Tuhan saat itu?

Ketika Hubble menemukan teleskopnya, dia menemukan bahwa bintang2 yang diamati mengalami pergeseran infra merah. Seketika para fisikawan sadar  bahwa bintang2 bergerak saling berjauhan satu sama lain. Karena hanya dalam keadan bergerak saling menjauh, bintang dapat mengeluarkan sinar inframerah.

Jika bintang2 saling bergerak menjauh satu sama lain, dan kecepatan menjauhnya dapat diukur, berarti dengan menghitung balik, fisikawan juga dapat menghitung saat semua benda angkasa di alam semesta berkumpul dalam satu titik dimensi tetapi memiliki massa sebesar alam semesta saat ini.

Itulah singularitas.

Utk memahami apa itu singularistas, bayangkan alam semesta saat ini yg besanya tak hingga tapi dengan ukuran sedemikian kecil mendekati nol. Saat itu, hukum fisika yg saat ini dikenal, tidak berlaku. Tidak ada yg namanya hukum graviasi, hukum newton, hukum kuantum dll. Materi belum dikenal, demikian pula konsep ruang dan waktu. Atas bawah, langit, bumi, bintang tidak relevan dibahas.

Alam semesta yg kita kenal saat ini pun tidak ada.

Dimana Tuhan saat itu?

Pertanyaan dimana Tuhan saat itu sama tidak relevannya dgn pertanyaan dimana Tuhan saat ini. Karena kata “dimana”, berarti menanyakan tempat dan terkait dengan ruang. Padahal ruang itu sendiri  belum tercipta. Tuhan tidak dilangit, tidak di bumi, tidak dimana-mana, tidak kemana-mana tetapi ada dimana-mana. Dia ada sejak awal mula dan tetap ada hingga alam semesta tiada. Konsep ruang dan waktu tdk meliputiNya karena ruang waktu justru diciptakanNya. Karena itu, mencoba menerangkan sifat keberadaaNya seringkali menjadi paradoksial.

Bahwa Alquran mencoba menjelaskan bahwa seakan2 Tuhan dilangit, hanya bisa ditafsirkan karena Dia ingin berdialog dengan makhkuknya dengan bahasa yg dikenal manusia. Tentu sangat rumit menjelaskan eksistensi Tuhan, yg terlepas dari ruang waktu dan terlepas dari hukum2 fisika saat ini sementara otak manusia, mengalami adaptasi selama jutaan tahun dalam hukum2 fisika yg dikenal saat ini.

Dalam acara NatGeo BrainGame, ada sebuah percobaan yg menunjukkan bahwa cara otak bekerja mengenai persepsi ruang dan waktu, sedemikian mudah direkayasa. Saat itu, sepasang suami istri, diberikan kaca mata yg memiliki distorsi 7 derajat. Artinya, setiap benda yang dilihat dgn kaca mata tersebut, bergeser sebesar 7 derajat kekiri.

Ketika pasangan tersebut disuruh menuangkan air ke sebuah gelas, keduanya gagal melakukannya akibat distorsi kaca mata. Ajaibnya, otak manusia secara cepat beradaptasi. Dan 15-20 menit kemudian, pasangan tersebut dapat menyesuaikan kondisi distorsi dan dapat menuangkan air didalam gelas.

Setelah terbiasa menggunakan kaca mata distorsi, percobaan dilanjutkan ketika kaca matanya dilepas. Karena otak sudah terbiasa melihat realita dalam keadaan distorsi, maka ketika kaca mata dilepas, otakpun harus menyesuaikan realita. Tetapi itupun butuh waktu. Utk sesaat pasangan tersebut juga gagal menuangkan air kedalam gelas karena otak masih beradaptasi.

Apa korelasi percobaan yang saya sebutkan diatas?

Bahwa konsep atas bawah, yang direkam manusia, adalah hasil adaptasi otak manusia jutaan tahun. Bahwa sesuatu disebut “diatas”, untuk sesuatu diatas horizon dan disebut “dibawah” utk dibawah horizon pandangan.

Dan butuh sebuah distorsi untuk membalik itu semua.

Maka ketika Tuhan, harus bercakap-cakap dan menyampaikan ide-Nya kepada manusia adaptif seperti ini, Dia harus bercakap-cakap dengan bahasa dan distorsi yang dikenal manusia.

Bahkan dengan itupun, begitu banyak penafsiran atasNya. Bayangkan, jika Tuhan menjelasakan diri-Nya dalam realitas yang tidak dipahami manusia. Bisa jadi tidak ada satupun manusia yang mampu mengenal-Nya.

Hamas dan Pengkhianatan2 mereka

Artikel ini sengaja saya buat untuk kawab saya, yang memiliki pandangan absurd. Mengagumi hamas dan membela Assad sekaligus. Bagi saya itu tidak bisa diterima dengan alasan2 dibawah ini.


Hamas dan Pengkhianatan2 mereka

oleh subbhan a, blogger

 

Qusayr battle: Videos of latest army operations

Battle of Qusayr: Perang yang menjadi saksi bisu perpecahan bangsa palestina. Satu pihak mendukung tentara Syria AlAssad, dan pihak lainnya justru mendukung pemberontak

Hamas itu sebenarnya adalah simpatisan Ihkwanul Muslimin. Bahkan leadermya, Ismail Haniyeh, terang2an membaiat Muhammad Badie, leader IM. Ini beritanya. Dan bisa ditelusuri di sumber2 lainnya dari yg ada didalamnya.

Hamas Leader Pledges Oath To New Egyptian Muslim Brotherhood Leader

https://www.globalmbwatch.com/2010/02/08/hamas-leader-pledges-oath-to-new-egyptian-muslim-brotherhood-leader/

Dan ini videonya ketika Ismail Haniyeh membaiat ikhwanul Muslimin

Ini video lebih lengkap

Tapi memang Hamas itu memang gak punya malu dan tebal muka. Sama seperti tuannya, Ikhwanul Muslimin. Selalu bermain di dua kaki. Dan sejarahnya juga dikenal memberontak dan membangkang tapi maunya dianggap pejuang demokrasi.

Di mesir dia membunuh PM Fahmy Nokhrasy tahun 1948. Juga pernah mencoba membunuh presiden Mesir Gamal Abdul Nasser. Pernah pula menghancurkan 750 gedung di kairo dan membuat kerusuhan dijalanan. Sepanjang kehadirannya di Mesir, wajah mesir selalu dihiasi dengan demonstrasi  dan saling kecam sesama anak bangsa. Tapi ketika diberangus, mereka akan bermain drama play victim dan berlindung dibalik demokrasi.

[Terdengar familiar dengan perilaku pendukungnya disini huh?]

Di syria, juga begitu. Selalu bughot dengan cara2 kekerasan. Dua kali melakukan pemberontakaan melawan pemerintahan. Tahun 1963-1964 dan thn 1976-1982 yg diakhiri dengann peristiwa hama. Mereka merengsek kekota, merebut kantor2 pemerintahan di Hama, membunuh pejabat2nya dan memenuhi jalanan dengan para pemberontak bersenjata berkeliaran.

Dan the great Hafeez Assad menyelesaikan masalah tersebut dengan cara sederhana: Basmi semuamya. Once for All

Dan seperti diduga, pendukungnya disini selalu hanya mengenang kejahatan presiden Hafeez Assad. Narasi Hama, selalu diulang-ulang untuk menunjukkan kekejian Assad dan disaat yg sama mereka lupa bahwa Erdogan, idola mereka, melalukan pendekatan yg sama dgn Hafeez Assad.

Tanyakan mereka: jika hal yg sama dilakukan pemuda nasionalis turkey yg muak dgn cara pemerintahan islamist ala Erdogan, lalu menguasai jalanan istambul dan kemudian menguasainya. Kira2 Erdogan menghadapi barisan pemuda spt ini dgn kekerasan atau justru memberikan mawar? Faktanya, bahkan ketika coup yg gagal kemarin, pasukan erdogan malah mempermalukan militer didepan umum dengan menelanjangi mereka dan memecutnya didepan umum. Menangkap ribuan pejabat, memecat ribuan guru, dan memenjarakan ribuan oposan. Tanpa pengadilan.

Dan sekiranya para militer  turkey yg merencanakan koup mengambil pendekatan yg sama seperti Ikhwanul Muslimin dengan cara menguasai jalanan Hama tahun 1982, maka tanpa ragu: Erdogan pun pasti membasmi mereka.

Tapi ada perbedaanya: jika militer turkey yg gagal melakukan kup kemarin enggan melanjutkan pemberontakannya karena mereka mencintai turkey negaranya, maka pemuda2 syria anggota IM yg mengacau di Hama, justru lebih mencintai ideologinya daripada negaranya.

Tak heran, para pemuda IM syria, lebih senang melihat negara syria hancur demi membela ideologi sesatnya.

Baca selengkapnya:

Sejarah Ikhwanul Muslimin
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Muslim_Brotherhood

Like father like son. IM yang gak punya malu, maka sayap militernya Hamas pun gak punya malu.

Hamas, yang ditolak dimana2 pada awal pendiriannya, ditolak qatar, ditolan jordan, ditolak saudi, karena semuanya takut akan membahayakan hubungannya dengan israel.

“Katakan kepada mereka wahai hamas,
Katakan kepada mereka wahai khaleed messal,
Katakan kepada mereka wahai abeel waleed,
Katakan kepada mereka:

siapa yg merangkulmu selama ini?
siapa yg telah membelamu selama ini?”

Kata Syaikh Amad Hassoun, mufti syria.

Itu pertanyaan retorik dari Mufti Syria. Semua orang diseluruh dunia tahu, ketika tidak ada yg mau merangkul palestina yg terlunta, tidak ada yg menerima hamas, Syria yg pernah dihianati induk semang Hamas, IM, justru masih mau menampung hamas dan palestina.

Ingat, menampung pengungsi dari negara2 konflik, apalagi menampung aktivis2nya, maka tidak saja anda harus menyiapkan tempat tinggal dan makanan mereka, tapi anda harus menampung semua permasalahan mereka dan juga siap dengan konsekuensi2 politik yg dibawa mereka.

Hamas telah secara resmi mendeklarasikan perang melawan israel, bahkan kelahirannya pun dibidani karena perlawanan terhadap israel. Maka ketika anda berani menampung hamas, maka anda menampung semua idelogi perlawanan hamas. Dan artinya: anda harus siap bererang dgn Israel.

Sikap itu tidak berani diambil saudi, turkey, qatar, maupun Jordan. Tapi berani diambil Syria al Assad. Dan kantor pusatnya pun berdiri di Syria selama hamas terusir dari palestina.

Dan ketika hamas berhasil mengusai pemilu palestina tahun 2006, siapa yg membantu pemerintahannya? Iran!

Tentu saja Iran, dengan memberikan donasi secara cuma2 120 juta dollar atau hampir 2 Trilyun setiap tahun . Dan itu cukup untuk membiayai kegiatan2 Hamas, mengganji pegawai2nya dan menjalakan roda pemerintahan.

Bisa dibaca disini:

Iran gave $120 mln to Hamas govt – Palestinian FM
http://uk.mobile.reuters.com/article/idUKBLA65319520061116

dan ini :

Iran Increases Palestinian Aid to 120 million Dollar
http://english.aawsat.com/2006/11/article55264606/iran-increases-palestinian-aid-to-120-million-dollars

Dan seluruh duniapun tahu, jika hezbollah dan Iran-lah yang mentraining militer dan memodernkan peralatan militer Hamas.

Baca disini:

Iran-Hamas Relationship in 2008
http://www.irantracker.org/military-activities/iran-hamas-relationship-2008

Dan setelah semua yag syria lakukan untuk Hamas, menampung mereka dan menerima akibat pahit dari perbuatan baiknya, dan setelah Iran membiayai hamas dan melatihnya, memodernkan peralatan tempur mereka, maka inilah balasan yg diberika Hamas kepada Syria dan Iran.

Satu2nya bahasa yg dikenal oleh Hamas dan IM adalah: berkhianat

“Hamas telah mengkhianati kami berkali-kali”, kata Bashar Assad presiden Syria.

“Sejak krisis syria dimulai, mereka berkata bawa mereka telah menasehati kami. Itu dusta”, kata Assad “mereka juga berkata bahwa kami meminta tolong kepada mereka. Itu juga dusta. Apa urusan mereka dengan urusan internal bangsa Syria”.

Assad juga menekankan bahwa Ikhwanul Muslimin, induk semang hamas, selama 80 tahun telah terkenal sebagai pihak oportunis dan pengkhianat.

“Ini bukan pertama kali mereka berkhianat. Mereka sudah berkhianat tahun 2007 dan 2008. Dan sejarah mereka penuh pengkhianatan. Hamas telah memilih sejak hari pertama krisis syria untuk melawan bangsa syria. Dan mereka sudah membuat pillihan. Dan semoga ada yg mau menasehati mereka utk konsisten dijalan perlawanan (terhadap israel)”

Assad jelas terluka. Terluka oleh pengkhianatan Hamas. Dan siapa yg tidak terluka diperlakukan sedemikian jahat oleh hamas.

Baca selengkapnya disini:

Assad: Hamas Has Betrayed Us Repeatedly, But…
http://english.al-akhbar.com/node/17324

baca juga disini:

Syrians will never forget Hamas betrayal. We gave them weapons against the Israelis but they turned those guns on us

https://themuslimissue.wordpress.com/2015/01/30/syrians-will-never-forget-hamas-betrayal-we-gave-them-weapons-against-the-israelis-but-they-turned-those-guns-on-us/

Dalam interview dengan majalah express swedia, Bashar aassad juga mengatakan Hamas telah bersekutu dengan jahbat Nusra, yg berafiliasi dengan alqoida.

Dan dalam perang Qurasyr mei-2013 yang menentukan, pasca direbutnya kembali Qusayr dari penguasaan para teroris bangsat, ditemukan sejumlah device  buatan Iran dan Hezbollah yg pernah diransfer ke Hamas di terowongan2 yang digunakan para terorias.

Hamas melalu sayap militernya Izzudin AlQossam juga diketahui membantu para teroris bangsat membangun tunnel2 bawah tanah. Pengatahuan sangat membantu parab teroris bangsat utk terus mengobarkan kerusakan dan kebiadabannya ditanah Syria.

Bisa dibaca disini:

How did Hamas’s military expertise end up with Syria’s rebels?
http://www.middleeasteye.net/news/how-did-hamass-military-expertise-end-syrias-rebels-1129524334

Dan disini:

The Hamas-Hezbollah Split on the Syrian War
http://english.al-akhbar.com/node/16195

Pengkhianatan hamas membuat Presiden Bashar Assad kecewa dan marah dan berujung pengusiran kantor pusat hamas dari damascus. Mereka lebih memilih mesir (saat itu presidennya masih Morsi, top leader IM) dan qatar (penasehat IM, yusuf qordowi tinggal di qatar) karena alasan ideologis.

Baca disini:

Hamas political leaders leave Syria for Egypt and Qatar
http://www.bbc.com/news/world-middle-east-17192278

Bahkan presiden Turkey bersedia menampung Hamas. Erdogan, presiden turkey juga top leader IM, induk semang hamas.

Baca disini segala puja-puji Khaleed Messal buat Erdogan :

Erdogan Adopts Islamic Fervor For Turkey’s Future and His Own
http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2012/09/erdogan-leader-of-islamic-world.html

Dan ini perkataan Ismail Haniyeh, yg sungguh menyakiti bangsa syria:

“Saya bangga kepada kebangkitan bangsa arab dan saya bangga kepada perlawanan rakyat syria yg membela kemerdekaan, demokrasi dan reformasi” kata Ismail Haniyeh dihadapan jamaah sholat jumat di masjid AlAzhar, kairo Mesir.

“Kita berbaris menuju syria dengan jutaan syuhada! Katakan tidak untuk Iran. Katakan tidak untuk Hezbollah. Revolusi syria adalah revolusi bangsa Arab”

Baca disini selengkapnya:

Hamas ditches Assad, backs Syrian revolt
http://mobile.reuters.com/article/idUSTRE81N1CC20120224

Kita juga tidak perlu terkejut jika hamas lalu memilih bergabung dgn Mesir era Morsi, qatar atau Turkey. Sebagaimana yg dikatakan Assad, sejak awal, Hamas sudah terlibat memerangi bangsa syria dan karena itu wajar jika mereka kembali ke induk semangnya mesir-qatar-turkey yg juga turut serta memerangi bangsa syria.

Sejarah Ikhwanul dan Hamas adalah sejarah penuh penghianatan. Tapi pendukung2nya disini malah memaki2 Assad dengan sebutan buruk: kafir, sesat, biadab, bengis, diktator dan sebutan buruk lainnya.

Mungkin kita harus bertanya kepada mereka:

Sejak kapankan Bashar Assad kafir?

Mengapa kafirnya Bashar Assad hanya terdengar sejak tahun 2011?
Kemana kalian ketika Syria dibawah Hafez Assad menerima dgn tangan terbuka eksistensi Hamas dan menerima jutaan pengungsi palestina.
Adakah sebutan kafir untuknya?
Kemana kalian ketika Bashar Assad bersama sahabat2nya Iran dan Hezbollah membantu Hamas dalam konflik Gaza 2008-2009?
Adakah sebutan kafir untuknya?

Negara2 arab bahkan mengecam kalian sebagai pihak agressor dan membahayakan negara2 arab untuk terjun dalam konflik dengan Israel. Tidak ada yg membela kalian sejak awal krisis Gaza dimulai kecuali Assad.

jika Assad memang kafir dan sesat seperti tuduhan kalian, mengapa Hamas rela mengais nasi dan mencari perlindungan Assad? Bukankah kalian menganggap, kafir hukumnya meminta perlindungan terhadap orang kafir?

Jika Assad tidak kafir saat itu, maka mengapa kalian menghina Assad sebagai pemimpin yg kafir dan sesat?

Ada begitu banyak pertanyaan terkait logika2 sesat mereka. Tapi jika mereka berani berduata atas nama agama dan atas nama Jihad, maka jika hanya sekedar mematikan akal sehat, adalah persoalaan kecil bagi mereka. Its just a piece of cake.