Hamas dan Pengkhianatan2 mereka

Artikel ini sengaja saya buat untuk kawab saya, yang memiliki pandangan absurd. Mengagumi hamas dan membela Assad sekaligus. Bagi saya itu tidak bisa diterima dengan alasan2 dibawah ini.


Hamas dan Pengkhianatan2 mereka

oleh subbhan a, blogger

 

Qusayr battle: Videos of latest army operations

Battle of Qusayr: Perang yang menjadi saksi bisu perpecahan bangsa palestina. Satu pihak mendukung tentara Syria AlAssad, dan pihak lainnya justru mendukung pemberontak

Hamas itu sebenarnya adalah simpatisan Ihkwanul Muslimin. Bahkan leadermya, Ismail Haniyeh, terang2an membaiat Muhammad Badie, leader IM. Ini beritanya. Dan bisa ditelusuri di sumber2 lainnya dari yg ada didalamnya.

Hamas Leader Pledges Oath To New Egyptian Muslim Brotherhood Leader

https://www.globalmbwatch.com/2010/02/08/hamas-leader-pledges-oath-to-new-egyptian-muslim-brotherhood-leader/

Dan ini videonya ketika Ismail Haniyeh membaiat ikhwanul Muslimin

Ini video lebih lengkap

Tapi memang Hamas itu memang gak punya malu dan tebal muka. Sama seperti tuannya, Ikhwanul Muslimin. Selalu bermain di dua kaki. Dan sejarahnya juga dikenal memberontak dan membangkang tapi maunya dianggap pejuang demokrasi.

Di mesir dia membunuh PM Fahmy Nokhrasy tahun 1948. Juga pernah mencoba membunuh presiden Mesir Gamal Abdul Nasser. Pernah pula menghancurkan 750 gedung di kairo dan membuat kerusuhan dijalanan. Sepanjang kehadirannya di Mesir, wajah mesir selalu dihiasi dengan demonstrasi  dan saling kecam sesama anak bangsa. Tapi ketika diberangus, mereka akan bermain drama play victim dan berlindung dibalik demokrasi.

[Terdengar familiar dengan perilaku pendukungnya disini huh?]

Di syria, juga begitu. Selalu bughot dengan cara2 kekerasan. Dua kali melakukan pemberontakaan melawan pemerintahan. Tahun 1963-1964 dan thn 1976-1982 yg diakhiri dengann peristiwa hama. Mereka merengsek kekota, merebut kantor2 pemerintahan di Hama, membunuh pejabat2nya dan memenuhi jalanan dengan para pemberontak bersenjata berkeliaran.

Dan the great Hafeez Assad menyelesaikan masalah tersebut dengan cara sederhana: Basmi semuamya. Once for All

Dan seperti diduga, pendukungnya disini selalu hanya mengenang kejahatan presiden Hafeez Assad. Narasi Hama, selalu diulang-ulang untuk menunjukkan kekejian Assad dan disaat yg sama mereka lupa bahwa Erdogan, idola mereka, melalukan pendekatan yg sama dgn Hafeez Assad.

Tanyakan mereka: jika hal yg sama dilakukan pemuda nasionalis turkey yg muak dgn cara pemerintahan islamist ala Erdogan, lalu menguasai jalanan istambul dan kemudian menguasainya. Kira2 Erdogan menghadapi barisan pemuda spt ini dgn kekerasan atau justru memberikan mawar? Faktanya, bahkan ketika coup yg gagal kemarin, pasukan erdogan malah mempermalukan militer didepan umum dengan menelanjangi mereka dan memecutnya didepan umum. Menangkap ribuan pejabat, memecat ribuan guru, dan memenjarakan ribuan oposan. Tanpa pengadilan.

Dan sekiranya para militer  turkey yg merencanakan koup mengambil pendekatan yg sama seperti Ikhwanul Muslimin dengan cara menguasai jalanan Hama tahun 1982, maka tanpa ragu: Erdogan pun pasti membasmi mereka.

Tapi ada perbedaanya: jika militer turkey yg gagal melakukan kup kemarin enggan melanjutkan pemberontakannya karena mereka mencintai turkey negaranya, maka pemuda2 syria anggota IM yg mengacau di Hama, justru lebih mencintai ideologinya daripada negaranya.

Tak heran, para pemuda IM syria, lebih senang melihat negara syria hancur demi membela ideologi sesatnya.

Baca selengkapnya:

Sejarah Ikhwanul Muslimin
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Muslim_Brotherhood

Like father like son. IM yang gak punya malu, maka sayap militernya Hamas pun gak punya malu.

Hamas, yang ditolak dimana2 pada awal pendiriannya, ditolak qatar, ditolan jordan, ditolak saudi, karena semuanya takut akan membahayakan hubungannya dengan israel.

“Katakan kepada mereka wahai hamas,
Katakan kepada mereka wahai khaleed messal,
Katakan kepada mereka wahai abeel waleed,
Katakan kepada mereka:

siapa yg merangkulmu selama ini?
siapa yg telah membelamu selama ini?”

Kata Syaikh Amad Hassoun, mufti syria.

Itu pertanyaan retorik dari Mufti Syria. Semua orang diseluruh dunia tahu, ketika tidak ada yg mau merangkul palestina yg terlunta, tidak ada yg menerima hamas, Syria yg pernah dihianati induk semang Hamas, IM, justru masih mau menampung hamas dan palestina.

Ingat, menampung pengungsi dari negara2 konflik, apalagi menampung aktivis2nya, maka tidak saja anda harus menyiapkan tempat tinggal dan makanan mereka, tapi anda harus menampung semua permasalahan mereka dan juga siap dengan konsekuensi2 politik yg dibawa mereka.

Hamas telah secara resmi mendeklarasikan perang melawan israel, bahkan kelahirannya pun dibidani karena perlawanan terhadap israel. Maka ketika anda berani menampung hamas, maka anda menampung semua idelogi perlawanan hamas. Dan artinya: anda harus siap bererang dgn Israel.

Sikap itu tidak berani diambil saudi, turkey, qatar, maupun Jordan. Tapi berani diambil Syria al Assad. Dan kantor pusatnya pun berdiri di Syria selama hamas terusir dari palestina.

Dan ketika hamas berhasil mengusai pemilu palestina tahun 2006, siapa yg membantu pemerintahannya? Iran!

Tentu saja Iran, dengan memberikan donasi secara cuma2 120 juta dollar atau hampir 2 Trilyun setiap tahun . Dan itu cukup untuk membiayai kegiatan2 Hamas, mengganji pegawai2nya dan menjalakan roda pemerintahan.

Bisa dibaca disini:

Iran gave $120 mln to Hamas govt – Palestinian FM
http://uk.mobile.reuters.com/article/idUKBLA65319520061116

dan ini :

Iran Increases Palestinian Aid to 120 million Dollar
http://english.aawsat.com/2006/11/article55264606/iran-increases-palestinian-aid-to-120-million-dollars

Dan seluruh duniapun tahu, jika hezbollah dan Iran-lah yang mentraining militer dan memodernkan peralatan militer Hamas.

Baca disini:

Iran-Hamas Relationship in 2008
http://www.irantracker.org/military-activities/iran-hamas-relationship-2008

Dan setelah semua yag syria lakukan untuk Hamas, menampung mereka dan menerima akibat pahit dari perbuatan baiknya, dan setelah Iran membiayai hamas dan melatihnya, memodernkan peralatan tempur mereka, maka inilah balasan yg diberika Hamas kepada Syria dan Iran.

Satu2nya bahasa yg dikenal oleh Hamas dan IM adalah: berkhianat

“Hamas telah mengkhianati kami berkali-kali”, kata Bashar Assad presiden Syria.

“Sejak krisis syria dimulai, mereka berkata bawa mereka telah menasehati kami. Itu dusta”, kata Assad “mereka juga berkata bahwa kami meminta tolong kepada mereka. Itu juga dusta. Apa urusan mereka dengan urusan internal bangsa Syria”.

Assad juga menekankan bahwa Ikhwanul Muslimin, induk semang hamas, selama 80 tahun telah terkenal sebagai pihak oportunis dan pengkhianat.

“Ini bukan pertama kali mereka berkhianat. Mereka sudah berkhianat tahun 2007 dan 2008. Dan sejarah mereka penuh pengkhianatan. Hamas telah memilih sejak hari pertama krisis syria untuk melawan bangsa syria. Dan mereka sudah membuat pillihan. Dan semoga ada yg mau menasehati mereka utk konsisten dijalan perlawanan (terhadap israel)”

Assad jelas terluka. Terluka oleh pengkhianatan Hamas. Dan siapa yg tidak terluka diperlakukan sedemikian jahat oleh hamas.

Baca selengkapnya disini:

Assad: Hamas Has Betrayed Us Repeatedly, But…
http://english.al-akhbar.com/node/17324

baca juga disini:

Syrians will never forget Hamas betrayal. We gave them weapons against the Israelis but they turned those guns on us

https://themuslimissue.wordpress.com/2015/01/30/syrians-will-never-forget-hamas-betrayal-we-gave-them-weapons-against-the-israelis-but-they-turned-those-guns-on-us/

Dalam interview dengan majalah express swedia, Bashar aassad juga mengatakan Hamas telah bersekutu dengan jahbat Nusra, yg berafiliasi dengan alqoida.

Dan dalam perang Qurasyr mei-2013 yang menentukan, pasca direbutnya kembali Qusayr dari penguasaan para teroris bangsat, ditemukan sejumlah device  buatan Iran dan Hezbollah yg pernah diransfer ke Hamas di terowongan2 yang digunakan para terorias.

Hamas melalu sayap militernya Izzudin AlQossam juga diketahui membantu para teroris bangsat membangun tunnel2 bawah tanah. Pengatahuan sangat membantu parab teroris bangsat utk terus mengobarkan kerusakan dan kebiadabannya ditanah Syria.

Bisa dibaca disini:

How did Hamas’s military expertise end up with Syria’s rebels?
http://www.middleeasteye.net/news/how-did-hamass-military-expertise-end-syrias-rebels-1129524334

Dan disini:

The Hamas-Hezbollah Split on the Syrian War
http://english.al-akhbar.com/node/16195

Pengkhianatan hamas membuat Presiden Bashar Assad kecewa dan marah dan berujung pengusiran kantor pusat hamas dari damascus. Mereka lebih memilih mesir (saat itu presidennya masih Morsi, top leader IM) dan qatar (penasehat IM, yusuf qordowi tinggal di qatar) karena alasan ideologis.

Baca disini:

Hamas political leaders leave Syria for Egypt and Qatar
http://www.bbc.com/news/world-middle-east-17192278

Bahkan presiden Turkey bersedia menampung Hamas. Erdogan, presiden turkey juga top leader IM, induk semang hamas.

Baca disini segala puja-puji Khaleed Messal buat Erdogan :

Erdogan Adopts Islamic Fervor For Turkey’s Future and His Own
http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2012/09/erdogan-leader-of-islamic-world.html

Dan ini perkataan Ismail Haniyeh, yg sungguh menyakiti bangsa syria:

“Saya bangga kepada kebangkitan bangsa arab dan saya bangga kepada perlawanan rakyat syria yg membela kemerdekaan, demokrasi dan reformasi” kata Ismail Haniyeh dihadapan jamaah sholat jumat di masjid AlAzhar, kairo Mesir.

“Kita berbaris menuju syria dengan jutaan syuhada! Katakan tidak untuk Iran. Katakan tidak untuk Hezbollah. Revolusi syria adalah revolusi bangsa Arab”

Baca disini selengkapnya:

Hamas ditches Assad, backs Syrian revolt
http://mobile.reuters.com/article/idUSTRE81N1CC20120224

Kita juga tidak perlu terkejut jika hamas lalu memilih bergabung dgn Mesir era Morsi, qatar atau Turkey. Sebagaimana yg dikatakan Assad, sejak awal, Hamas sudah terlibat memerangi bangsa syria dan karena itu wajar jika mereka kembali ke induk semangnya mesir-qatar-turkey yg juga turut serta memerangi bangsa syria.

Sejarah Ikhwanul dan Hamas adalah sejarah penuh penghianatan. Tapi pendukung2nya disini malah memaki2 Assad dengan sebutan buruk: kafir, sesat, biadab, bengis, diktator dan sebutan buruk lainnya.

Mungkin kita harus bertanya kepada mereka:

Sejak kapankan Bashar Assad kafir?

Mengapa kafirnya Bashar Assad hanya terdengar sejak tahun 2011?
Kemana kalian ketika Syria dibawah Hafez Assad menerima dgn tangan terbuka eksistensi Hamas dan menerima jutaan pengungsi palestina.
Adakah sebutan kafir untuknya?
Kemana kalian ketika Bashar Assad bersama sahabat2nya Iran dan Hezbollah membantu Hamas dalam konflik Gaza 2008-2009?
Adakah sebutan kafir untuknya?

Negara2 arab bahkan mengecam kalian sebagai pihak agressor dan membahayakan negara2 arab untuk terjun dalam konflik dengan Israel. Tidak ada yg membela kalian sejak awal krisis Gaza dimulai kecuali Assad.

jika Assad memang kafir dan sesat seperti tuduhan kalian, mengapa Hamas rela mengais nasi dan mencari perlindungan Assad? Bukankah kalian menganggap, kafir hukumnya meminta perlindungan terhadap orang kafir?

Jika Assad tidak kafir saat itu, maka mengapa kalian menghina Assad sebagai pemimpin yg kafir dan sesat?

Ada begitu banyak pertanyaan terkait logika2 sesat mereka. Tapi jika mereka berani berduata atas nama agama dan atas nama Jihad, maka jika hanya sekedar mematikan akal sehat, adalah persoalaan kecil bagi mereka. Its just a piece of cake.

Arab Saudi in Crime: Mengupas kejahatan kemanusiaan Arab Saudi

Arab Saudi in crime : Mengupas kejahatan kemanusiaan Arab Saudi
oleh Subbhan A, blogger

Dan lawanlah rasa takutmu!

Didunia ini, tidak ada sejatinya negara yang paling banyak membunuh umat islam kecuali Saudi. Dan mungkin karena keistimewaan Saudi yang memelihara dua kota suci umat islamlah, yang membuat perilaku saudi seperti mendapat keistimewaan. Mereka dapat berbuat apa saja hampir tanpa kritikan: menghancurkan sebuah negara, mendanai terorisme global, mengirimkan burung2 besi untuk meledakkan tubuh rakyat sipil, mengirimkan pasukan pembunuh pembayaran ke seluruh penjuru dunia, menyiksa para pembantu, menyembelih dan membungkam para oposan dan lain-lain dan lain-lain.

Tidak ada yang berani memprotes. Tidak ada yang berani mengkritik. Karena pasukan pendukung saudi selalu siap berteriak kencang, mengglorifikasikan kata2 kotor menyerang siapapun yang berani mengkritik saudi.

Di indonesia, anda dapat mengecam Russia negara adidaya, memaki Amerika pemilik arsenal nuklir terbesar didunia, mengutuk Israel negara liliput tapi paling digdaya, mengecam memaki dan mengutuk Iran negara berpengaruh di Timur jauh : tapi rumus tersebut tidak berlaku buat Saudi,

Menyerang saudi berarti menyerang islam.

Begitulah rumus yang hendak ditanamkan dikepala-kepala manusia, oleh pasukan pendukung saudi tentunnya. Jika umat islam saja tidak berani, segan, sungkan mengkritik terang2an perilaku kotor saudi, apatah lagi non-muslim. Maka kritikan kepada saudi hanya dapat dilakukan diam-diam. Diruang-ruang private. Jangan sekali-kali berani menyindir saudi di media massa, kecuali anda siap dengan konsekunsinya.

Tapi apa kita harus berdiam diri terus menerus menyaksikan semua kebiadaban dan kejahatan kemanusiaan saudi? Sementara nilai-nilai islam universal dan paling mendasar justru mengajarkan : kalian harus bangkit melawan para penindas.

Inilah alasan utama mengapa Ibrahin, Musa, Yesus, dan Muhammad diutus kepada manusia. Sejatinya mereka diutus kebumi untuk menegakkan keadilan, membela mereka yang mazlum yang tertindas dan melawan para mustakbirin, yang sombong dan suka menindas manusia.

Melawan takut, berikut daftar kejahatan kemanusian Saudi yang saya catat :

1. Saudi pendukung utama embargo Irak era Saddam yang diterapkan koalisi USA pasca saddam mengnekasasi Kuwait.

Ketika Irak dibawah Saddam menyerang kuwait, adalah berkah terselubung bagi saudi. Jika ada negara yg mengambil untung dari peperangan maka saudi adalah salah satunya. Pendapatan saudi dari minyak meningkat *dua* *kali* lipat dari sebelumnya pasca Iraq yg diembargo. Karena quota minyak yg harusnya diproduksi Irak, justru dapat digantikan oleh Saudi.

tanpa kehadiran Irak dan Iran (yg juga di embargo) dalam penentuan harga minyak, maka saudi adalah rajanya. Saudi dpt mengendalikan harga minyak, dan dapat mengendalikan quota produksi minyak.

baca disini:

The Saudis, the French and the Embargo
http://www.merip.org/mer/mer193/saudis-french-embargo

quote: The invasion, Iraq’s annexation of Kuwait and some considerable prodding from the US changed Riyadh’s position. Saudi production jumped from 5 million b/d in 1989 to 8.2 million b/d by 1991-1992. Consequently, Saudi Arabia’s average annual income doubled from $20-25 billion in 1987-1989 to around $45-50 billion in 1990-93 .

maka ketika embargo Iraw diperpanjang baik secara militer dan ekonomi oleh koalisi international pimpinan USA,  siapa yang mendukung pertama kali?

Saudi!

Saudi terus ngotot mendukung embargo irak  walau membuat 500 ribu anak2 Irak harus mati karena kurang gizi akibat embargo

Laporan PBB : 500 ribu anak-anak mati karena embargo
http://www.nytimes.com/1995/12/01/world/iraq-sanctions-kill-children-un-reports.html

quote: But while Saudi Arabia has supported US efforts to maintain the embargo, France has not. The French decision in early January to open an interests section in Baghdad illustrates its disagreement with Clinton administration policy.

hanya agar terlihat bahwa langkah USA yg didukung saudi terlihat manusiawi akibat embargo yg kotor, maka diluncurkanlah program oil for food program:

Program minyak untuk makanan
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Oil-for-Food_Programme

quote: The Oil-for-Food Programme (OIP), established by the United Nations in 1995 (under UN Security Council Resolution 986)[1] was established to allow Iraq to sell oil on the world market in exchange for food, medicine, and other humanitarian needs for ordinary Iraqi citizens without allowing Iraq to boost its military capabilities.

jadi sebenarnya saudi itu sadis. sangat sadis. bisa2nya dia mengambil keuntungan dari embargo irak dan bahkan mendukung terus embargo ini walau dengan resiko jutaan anak2 Irak tewas!

Tapi jika saudi berani melecehkan simbol2 Muhammad saaw, dan berniat menghancurkan makam Muhammad saw, manusia yg kemarahannya adalah kemarahan Tuhan, maka bagi saudi  sekedar membunuh jutaan warga irak is just a piece of cake.

2. Saudi penyebab utama Afghanistan dan Irak dihancurkan leburkan.

Ketika USA menghancur leburkan Afghanistan dan menyebabkan 500 ribu rakyatnya mati, 2 juta menjadi pengungsi, dan afghanistan dicekam kekerasan tiada henti, di desa dan dikota, dijalanan dan dirumah, dan membuat afghan menjadi negara pariah, failed state, apa alasan yg digunakan USA?

alasannya karena Afghanistan melindungi pelaku teror bom WTC 911 yg merenggut 3000 korban jiwa sipil.

padahal:

berdasar penelitian FBI pasca teror 911, saudi menjadi sponsor utama teror bomb yg mengubah wajah timur tengah saat ini.

15 dari pelaku utama pengeboman teror 911 adalah  warga saudi. Dan saudi membantu secara langsung 2 pelaku pengeboman dengan memberikan shelter selama rencana aksinya.

baca disini:

911 report’s classified ’28 pages’ about potential Saudi Arabia ties released
https://www.theguardian.com/us-news/2016/jul/15/911-report-saudi-arabia-28-pages-released

Declassified 9/11 pages show ties to former Saudi ambassador
http://www.usatoday.com/story/news/politics/2016/07/15/28-declassified-pages-911-commission-report-released-public/87134942/

tidak heran, ketika kelakuan kotor saudi diancam akan dibuka oleh para senator Amerika Serikat, saudi sempat melontarkan ancaman: USA akan bangkrut, karena saudi ikut menopang ekonomi USA dengan gelontoran uangnya senilai 700 milyar dollar!!!

baca disini:

Saudi Arabia Warns of Economic Fallout if Congress Passes 9/11 Bill
http://mobile.nytimes.com/2016/04/16/world/middleeast/saudi-arabia-warns-ofeconomic-fallout-if-congress-passes-9-11-bill.html

Saudis threaten to sell $750 billion US assets if Congress passes bill that would let 9/11 victims sue Saudi Arabia
http://www.businessinsider.co.id/saudi-arabia-threatens-to-sell-us-assets-over-911-bill-2016-4/?r=US&IR=T

apa kejadian2 yg mengikutinya di timur tengah pasca 911 yang merupakan konspirasi busuk saudi bersama Presiden United of Satan America ini?

* Afghanistan yg hancur lebur dan perang yg berkepanjangan di afghanistan bahkan hingga saat ini.

selain memakan korban jiwa rakyat sipil yang tidak sedikit, Afghanistan yang papa juga memberikan kontribusi anak2 yg cacat. Ada lebih dari 800 ribu afghan telah cacat dan separonya diderita anak-anak.

Afghanistan’s Children: The Tragic Victims of 30 Years of War
http://www.mei.edu/content/afghanistans-children-tragic-victims-30-years-war

quotes: A survey taken in 2005-2006 found that there were between 747,500 and 867,100 disabled Afghans, or 2.7% of the population. More than 50% of the disabled lived in Kabul, Khandahar, and Heart — areas which have seen the most fighting during the past three decades. Among the disabled, half were under the age of 19.[9] Thus, there are probably over 400,000 disabled Afghan children, victims of direct conflict and leftover landmines

dan 500 ribu harus meregang nyawa, jutaan menjadi pengungsi, terlunta-lunta di negari asing.

Civilian casualties in the war in Afghanistan (2001–2014)
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Civilian_casualties_in_the_war_in_Afghanistan_(2001%E2%80%932014)

apa yang terlintas di benak anda ketika disebutkan kata afghanistan? negara gagal akibat perang, anak2 yg mati, pengungsi, kemiskinan yg menyayat hati, anak2 yang tidak sekolah, kurang gizi, dentuman bom setiap hari dan lain lain dan lain lain.

Afghanistan masih baik-baik saja sekiranya tidak ada peristiwa 911.  Dan dalam peristiwa 911, tangan kotor saudi begitu kentara!!!

* Diturunkannya Saddam yg membawa Iraq dalam perang berkepanjangan bahkan hingga saat ini.

seperti yg dikatakan jurnalis csmontitor: “dalam konferensi pers Presiden Bush mengenai Irak, dia menyebutkan peristiwa 911 sebanyak 11 kali dan melanjutkan menyebutkan saddam hussein lebih banyak dari itu. seringkali penyebutan 911 dan saddam dalam satu tarikan nafas.”

apa tujuan Bush mengaitkan Saddam dan 911? Agar Bush mendapatkan persetujuan publik untuk melengserkan Saddam dengan menanamkan kesan Saddam terlibat 911.

baca disini:

Impact of Bush linking 911 and Saddam
http://m.csmonitor.com/2003/0314/p02s01-woiq.html

dan setahun setelah Saddam tumbang, Bush seperti biasa menyangkal tuduhannya mengenai keterlibatan Saddam dalam 911, dapat dibaca disini:

Bush Defends Assertions of Iraq-Al Qaeda Relationship
http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/articles/A50679-2004Jun17.html

quotes: This administration never said that the 9/11 attacks were orchestrated between Saddam and al Qaeda,” Bush said. “We did say there were numerous contacts between Saddam Hussein and al Qaeda.”

dan 3 tahun setelahnya Bush mengakui : Saddam tidak terlibat peristiwa teror bomb 911 dan karenanya Saddam tidak harus bertanggung jawab atas peristiwa itu.

baca disini:

Bush: Saddam was not responsible for 9/11
https://www.theguardian.com/world/2006/sep/12/september11.usa2

Tapi Irak keburu hancur. Dengan alasan dusta: Saddam terlibat (langsung maupun tidak langsung) dengan pelaku teror bomb wtc 911.

500 ribu warga sipil Irak mati sia-sia, 1 juta anak2 harus mati kurang gizi akibat embargo jahat, iraq jadi negara gagal, jutaan warga irak harus menjadi pengungsi dan terlunta di negara asing. Dan sejak invasi USA terhadap Irak tahun 2003, tidak sekalipun ketenangan menghampiri warga irak. Kekerasan demi kekerasan menghantui warga irak. Bom bunuh diri terjadi setiap minggu.

Casualties of the Iraq War
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Casualties_of_the_Iraq_War

sementara pelaku teror bomb 911 sebenarnya, Saudi Arabia, masih hidup dengan sangat nyaman sampai saat ini menebarkan teror kepenjuru dunia.

apa dosa warga Irak dan Afghanistan sehingga mereka harus menanggung kekejian yg dilakukan Saudi? Mereka tidak terlibat pengeboman WTC 911, tapi ikut menanggung penderitaan karena peristiwa tersebut. Pertanyaan seharusnya membebani setiap orang yg berakal. dan sayangnya, banyak orang lebih senang mematikan akalnya dariada menghidupkannya.

3. Saudi penyokong utama teroris AlQaeda dan teroris group lainnya dalam menghancurkan Libya era Qaddafy

Qaddafy memang bukan peminpin sempurna. Dia seorang diktator. Anak2nya pun menjadi diktator. Tapi dibawah kediktatoran Qaddafy, Libya menjadi negara:

* mengubah wajah Libya dari negara termiskim tahun 1967 menjadi negara terkaya di afrika, dengan GDP per kapita tertinggi di afrika
* Selama 40 tahun kekuasaannya, qaddafy mempromosikan demokrasi ekonomi dan menggunakan kekaayaan alam negaranya untuk kemakmuran rakyat libya.  Dibawah qaddafy, Libbya menikmati pendidikan gratis, kesehatan gratis, bank yg bebas bunga dan juga listrik gratis. Dan setiap pasangan yg menikah, mendapatkan subsidi sebesar 50.000 US dollar. Dengan uang tersebut setiap pasangan dapat membeli rumah. Karena menurut Qaddafy, rumah adalah hak setiap warga negara Libya.

dan terima kasih kepada NATO, semua kemewahan ini tidak dapat dinikmati lagi oleh warga libya.

16 things Libya will never see again
http://disinfo.com/2011/10/16-things-libya-will-never-see-again/

Libya: Ten Things About Gaddafi They Don’t Want You to Know
http://www.globalresearch.ca/libya-ten-things-about-gaddafi-they-dont-want-you-to-know/5414289

Libya: From Africa’s Richest State Under Gaddafi, to Failed State After NATO Intervention
http://www.globalresearch.ca/libya-from-africas-richest-state-under-gaddafi-to-failed-state-after-nato-intervention/5408740

Jika perang libya komposernya adalah NATO maka gitarisnya, vokalisnya, bassisnya, drummernya adalah Al-Qoida dan puluhan faksi teroris wahhabi, Ikhwanul muslimin, dan Hizbut tahrir.

Tak heran, jejak-jejak keterlibatan Saudi begitu kentara dalam revolusi di Libya melalui kaki  tangannya Alqoida.

Adalah fakta bahwa USA dan Saudi keduanya terlibat aktif membentuk organisasi teroris paling berpengaruh didunia: Al-Qaeda.

adalah fakta bahwa USA dan Saudi jejak2nya begitu jelas dalam tragedi 911 yg efeknya mengubahnya wajar timur tengah, dimulai dari Afghan, Irak dan teranyar libya.

baca disini:

Secret Benghazi report reveals Hillary’s Libya war push armed al Qaeda-tied terrorists
http://m.washingtontimes.com/news/2015/feb/1/hillary-clinton-libya-war-push-armed-benghazi-rebe/

Saudi Arabia Supported Al Qaeda Before and After but Not on 9/11?
http://www.globalresearch.ca/saudi-arabia-supported-al-qaeda-before-and-after-but-not-on-911/5523776

berapa korban perang Libya? 50 ribu warga sipil mati, dan angka itu masih bertambah hingga saat ini. 500 ribu rakyatnya yg dulu hidup nyaman dan mewah, kini harus terlunta di negara asing. Kekerasan dan bomb bunuh diri terjadi setiap hari suatu hal tidak pernah terjadi dijaman Qaddafy sekalipun.

Anak-anak jadi korban perang Libya

Anak-anak jadi korban perang Libya

dan semua itu dilakukan alqaeda atas nama jihad, kaki tangan saudi.

Casualties of the 2011 Libyan Civil War
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Casualties_of_the_2011_Libyan_Civil_War

Tak heran jika Hillary Clinton dalam kebel elektroniknya yg dibocorkan Wikileaks terpaksa mengakui bahwa saudi adalah negara yang paling aktif didunia ini membiayai para teroris termasuk alqaeda, taleban, dan group teroris wahhabi lainnya.

baca disini:

WikiLeaks Cables Portray Saudi Arabia As A Cash Machine For Terrorists
http://www.mintpressnews.com/wikileaks-cables-portray-saudi-arabia-as-a-cash-machine-for-terrorists/210038/

4. Saudi adalah aktor utama penghancuran Syria (Syam) dan Yaman.

25 tahun lalu ketika saya masih anak-anak, saya sempat membaca hadits:

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana (Najd) terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

sungguh saya tidak mengerti saat itu. Saudi Arabia, satu2nya negara di dunia ini, yang menggunakan nama keluarga sbg nama negara, yg dijuluki pemelihara al-haramain dua kota suci umat islam, negara tempat lahirnya agama islam, dan karena itu saudi selalu menempati posisi istimewa di hati kaum muslimin, justru memiliki ibu kota yang bernama Riyadh (Najd)- yang disebut Rasulullah sebagai pusat fitnah dan tempat munculnya tanduk setan.

Tapi ucapan Nabi pasti benar. cuma itu pikiran saya waktu itu. Ucapan nabi pasti mengandung rahasia-rahasia yg suatu saat pasti terbukti kebenarannya.

dan butuh 25 tahun kemudian, saya menyaksikan kebenaran nubuat Nabi. Tidak lain ini adalah mukjizat nubuat nabi.. Ini pandangan tajam Rasulullah yang butuh 14 abad sejak pertama kali diucapkan kemudian menemui fakta kebenaranya dilapangan.

Selasa, 8-Desember-2015, menteri pertahanan Saudi, Muhammad bin Salman melansir pengumuman di Riyadh (Najd) mengenai koalisi international negara-negara islam melawan terorisme global. Koalisi 34 negara termasuk mesir dan turkey, malaysia, qatar, nigeria, pakistan dan sejumlah negara di timur tengah dan afrika.

Minus Yaman dan Syria (Syam). Allahu Akbar!

Saudi Arabia forms Muslim ‘anti-terrorism’ coalition
http://www.aljazeera.com/news/2015/12/saudi-arabia-forms-muslim-anti-terrorism-coalition-151215035914865.html

Saudi Arabia launches ‘Islamic military alliance’ to combat terrorism
https://www.washingtonpost.com/world/national-security/saudi-arabia-launches-islamic-military-alliance-to-combat-terrorism/2015/12/15/ad568a1c-a361-11e5-9c4e-be37f66848bb_story.html

Apa yang dimaksud terorisme global oleh Saudi adalah rakyat Syria dan Yaman yang menolak tunduk dibawah penjajahan saudi!

Dan bukan kebetulan jika koalisi international pimpinan Saudi tersebut dibentuk justru pada saat2 genting kemajuan tentara Syria melawan para teroris binaan Saudi dan kemajuan pasukan perlawanan rakyat Yemen melawan invansi Saudi.

Keterlibatan Saudi didalam menghancurkan Syria sudah demikian jelas dan terang2an. Saudi bahkan tidak malu-malu mengakui mereka mendukung penghancuran Syria. Ucapan itu bahkan dilontarkan disela2 konferensi international. Tidak tanggung-tanggung, bahkan perwakilan para teroris di syria, justru diundang didalam konferensi ini.

baca disini :

Saudi Arabia: Assad must resign or be forced from power
http://www.aljazeera.com/news/2015/12/saudi-arabia-assad-resign-forced-power-151210111545090.html

Saudi invites 65 Syrian opposition figures to Riyadh ahead of peace talks -paper
http://uk.reuters.com/article/uk-mideast-crisis-syria-saudi-idUKKBN0TK3QB20151201

Meeting of Syrian rebel groups in Saudi Arabia ends in chaos as Islamist militia Ahrar al-Sham walk out
http://www.independent.co.uk/news/world/middle-east/meeting-of-syrian-rebel-groups-in-saudi-arabia-ends-in-chaos-as-islamist-militia-ahrar-al-sham-walk-a6768566.html

Tanpa keterlibatan Saudi, maka koalisi international yang sangat anti Presiden Assad, tidak akan sanggup membiayai perang kotor dan keji ini.

baca disini :

U.S. Relies Heavily on Saudi Money to Support Syrian Rebels
http://www.nytimes.com/2016/01/24/world/middleeast/us-relies-heavily-on-saudi-money-to-support-syrian-rebels.html

Berapa korban syria sejauh ini?

400 ribu rakyat syria mati, 4 juta terlunta-lunta di negeri asing, 4 juta harus mengungsi di negeri sendiri, dan 13 juta membutuhkan pertolongan. 1 juta warga syria harus melawan ganasnya laut mediterinia hanya agar dapat mengungsi ke eropa.

Para teroris wahabi ekstrim dukungan saudi itu menyembelih kepala para tawanan dan rakyat sipil.
Mereka juga menyembelih anak-anak, menyiksanya dan menembak kepala bayi.
Mereka memperkosa para wanita syria dan menjualnya dipasar budak.
Mereka menghancurkan banyak gereja dan masjid.
Mereka memutilasi mayat sipil dan membuangnya dijalanan.
Mereka membantai penduduk satu kampung termasuk wanita dan anak-anak.
Mereka melakukan bomb bunuh diri di pasar-pasar dan pusat keramaian dengan satu tujuan: membunuh sebanyak mungkin rakyat sipil.
Mereka menghancurkan kota kristen tertua didunia, Maloula dan Kessab.
Mereka mengepung kota dan membiarkan warganya mati kelaparan.
Mereka mematikan pasokan air minum supaya warganya kehausan.
Mereka menghancurkan statisun thermal dan membiarkan rakyat kedinginan.

Dan inilah perang syria, perang paling keji setelah perang dunia II.

Dan dunia diam, hanyak karena pelakunya Saudi yang disokong Amerika Serikat,

 Aylan Kurdi, pengungsi cilik syria harus meregang nyawa ketika mencoba mengarungi lautan menuju eropa.

Aylan Kurdi, pengungsi cilik syria harus meregang nyawa ketika mencoba mengarungi lautan menuju eropa.

Casualties of the Syrian Civil War
https://en.wikipedia.org/wiki/Casualties_of_the_Syrian_Civil_War

Rakyat syria yang hidup relatif makmur dibawah kepemimpinan presiden Assad, biaya kesehatan dan pendidikan yang murah, pemerintah juga bertanggung jawab menyediakan perumahan yang layak, bahkan 2 juta pengungsi palestina sekalipun, Syria alAssad masih bermurah hati menampung mereka, Mereka bahkan mendapatkan hak-hak yang sama dengan warga asli syria.

Kini semua kenanganan indah tersebut harus musnah,

Pertanyaan mendasar yang selalu menghantui. Presiden Assad yang digambarkan begitu kejam kepada rakyatnya, bahkan tidak pernah membunuh sedemikian banyak rakyatnya sebelum krisis Syria meletus. Semua kesedihan dan kepedihan yang ditanggung rakyat syria justru datang setelah para teroris dukungan Saudi datang ke syria.

Sementara Yeman, adalah korban keganasan Saudi berikutnya. Maret 2015 adalah saat Saudi mulai memborbardir Yemen tiada henti. Bahkan sampai sekarang. Seperti yang diduga, Yemen adalah perang terlupakan. Hampir tidak ada perhatian dari masyarakat dunia terhadap kekejaman Saudi yang setiap hari terus menerus membombardir rakyat sipil Yemen. Seperti yang dikatakan media massa theguardian.com, 93pct korban perang Yaman adalah justru rakyat sipil. Ini mengekspose kegagapan dan impotensi pasukan2 bayaran saudi dalam salah satu perang berdarah yang digagas saudi,

93% of deaths and injuries in Yemen are civilian – this must change
https://www.theguardian.com/global-development-professionals-network/2015/oct/27/yemen-deaths-93-civilian-this-must-change

Anak-anak korban terbesar Invasi Saudi di Yemen

Anak-anak korban terbesar Invasi Saudi di Yemen

Anak-anak selalu menjadi korban perang

Anak-anak selalu menjadi korban perang

Seperti dilasir unicef, lebih dari 10 juta anak-anak Yemen menjadi korban Perang kotor Saudi. Mereka menjadi korban akibat kehilangan rumah tinggal, kekerasan yang makin meluas setelah masuknya para teroris wahhabi kedalam kancah perang syria. Lebih dari 2.3 juta jiwa kehilangan tempat tinggal dan menjadi pengungsi. 19 juta rakyat yemen harus berjuang mendapatkan air minum karena krisis air. 1.3 juta anak yemen harus terancan kurang gizi, Dan 2 juta anak-anak tidak dapat pergi ke sekolah.  Sementara itu ribuan warga sipil harus meregang nyawa sia-sia, karena bom bunuh diri para teroris atau bomb2 dijatuhkan pesawat2 tempur saudi.

Yemen yang merupakan negara arab paling miskin di timur tengah, semakin terjerembab keadalam luban kemiskinan akiba ulah Saudi.

War in Yemen poses ever-growing threat to children
http://www.unicef.org/media/media_89793.html

Malnutrisi melanda anak-anak Yemen

Malnutrisi bahkan menghinggapi anak-anak Yemen

Stop sampai disini.

Setelah semua kejahatan dan kebiadaban Saudi ini, dan setelah Saudi membawa semua penderitaan dan duka nestapa ini, dan setelah Saudi menyebarkan terornya ke penjuru dunia, dengan alasan apa anda harus membela membabi buta semua perilaku Saudi?

Apa karena Arab Saudi memelihara Mekkah dan Madinah maka dia boleh berbuat apa saja?
Apa karena Nabi Muhammad SAAW lahir di tanah arab, maka Arab Saudi bebas berbuat bengis? Tapi apa hubungannya antara penindasan dengan Islam?

Islam berlepas diri dari kebengisan dan penindasan.

Sepeti kata Sayydina Ali as “Kezhaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat. Tapi karena diamnya orang-orang baik”

Mungkin sudah tiba saatnya, kita harus berteriak melawan para penindas. Siapapun mereka.

Oposisi, Pemberontak, Dan Syria

Oposisi, Pemberontak, dan Syria
oleh Subbhan a, blogger

Ketika Erdogan dikudeta, pihak yg pertama menentang adalah Kemal Kilicdaroglu, leader partai republik rakyat, oposan paling sengit Erdogan.

Dimata Kilicdaroglu, sejahat2nya Erdogan, dia adalah presiden turkey, dan dipilih secara demokratis oleh rakyat Turkey dan karenanya harus dibela jika dikudeta, demi nilai2 demokrasi. Bagi Kilicdaroglu, supremasi sipil harus diatas militer at any cost!

Maka Kilicdaroglu bisa disebut oposan loyal. Walau dia tidak setuju, eneg, benci sama Erdogan, tapi dia masih menganggap Erdogan presiden sah turkey, yg wajahnya mewakili Turkey.

Oposan seperti ini sangat banyak didunia ini. Di Indonesia juga banyak oposan kepada Jokowi misalnya. sebut saja diantaranya Habib Rizieq, Prabowo, dan golongan2 islamis lainnya.

Tapi oposan loyal ini akan disebut pemberontak jika mengangkat senjata melawan pemerintah hanya karena dilatari kebencian kepada Presiden. Karena sebesar apapun kebencianmu kepada presiden, jika anda masih loyal kepada negaramu, maka anda harus mengikuti aturan mainnya.

Itulah aturan mainnya dalam kondisi damai. Dan itu berlaku umum dinegara manapun didunia ini.

Tetapi dalam keadaan perang tidak ada lagi yang namanya oposan loyal. Yang ada cuma: You are either with us OR against us. Jika anda tidak bersama kami, maka anda musuh kami. Karena itu, di Syria, walau syaikh Buthi berkali2 mengatakan netral, dan membela kepentingan Syria dan bukannya kepentingan Assad, syaikh Buthi tetap dianggap musuh, batu sandungan, kerikil tajam dimata para teroris. Kenapa? Karena dimasa perang, tidak ada yang namanya netral. Anda harus berpihak. Karena ketika anda netral, anda tetap dianggap berpihak terutama oleh pihak-pihak yang sedang terdesak.

Prinsip ini juga diamini oleh para teroris syria. Dan karena alasan itulah Syaikh Buthi harus dibunuh.

Di syria, sebenarnya banyak ulama sunni aswaja dan sufi. mereka justru memilih tinggal di damaskus, benteng terkuat Assad. Sebut saja nama-nama mereka diantaranya: Syaikh Adib Hassoun, Syaikh Buthi, Syaikh Rajab Dieb, Syaikh Muhammad Rajab Dieb, Syaikh Taufiq AlButhi, Syaikh Ahmad Hassoun, Syaikh Wahbah Zuhaili, Syaikh Ahmad Habbal Arrifai (salah satu wali abdal dari 40 wali abdal), Syaikh Shukri Alluhafi Asyadzili (salah satu wali abdal dari 40 wali abdal), dan ratusan ulama2 otoritatif Sunni aswaja dan sufi.

Belum lagi para sarjana terkemuka islam yang semuanya berlindung dibalik kemananan yang disediakan Assad.

Presiden Bashar Assad dikelilingi para ulama aswaja.

Presiden Bashar Assad dikelilingi para ulama aswaja.

Dalam kondisi damai, boleh saja ulama2 sunni hebat aswaja tersebut mengkritik Presiden Assad dan menasehatinya. Sebagaimana peran ulama yang memang seharusnya memberikan nasehat kepada penguasa. Maka ulama seperti ini dapat menjadi oposan loyal bagi Presiden Assad demi kebaikan negara tentunya.

Bukti sahih bahwa para ulama aswaja ini adalah oposisi yang loyal kepada Presiden Assad adalah: mereka tidak mengangkat senjata dan tidak menyerukan jihad melawan Assad. Bahkan ketika kondisi Presiden Assad terjepit sekalipun dan tengah dikepung para teroris.

Mereka masih mau tetap tinggal di Damaskus, di ibu kota negara Syria, dan tidak memilih tinggal di wilayah2 para teroris atau mengungsi ke luar negeri. Tidak sekalipun mereka mengecam Presiden Assad dan memberikan dukungan kepada teroris.

Seperti kata Syaikh Buthi : Sejak awal perang, banyak tawaran dari luar negeri untuk menampung saya. Mereka bahkan bersedia memberikan segala kebutuhan saya. Tapi saya menolaknya.

Kenapa Syaikh Buthi menolak tawaran tersebut? Karena beliau ra masih mencintai tanah Syria.

Ada ratusan ulama-ulama hebat syria seperti halnya Syaikh Buthi masih memilih tinggal di Syria, bercengkarama bersama Presiden Assad bahkan mereka sholat juga bersama Presiden Assad. Mereka inilah pendukung Presiden Assad yang sebenarnya. Kehadiran mereka di Syria adalah legitimasi betapa Assad masih mendapat dukungan rakyat syria dan ulama2 aswaja Syria, Jika dimasa damai, mereka mungkin saja mengkritik gaya kepemimpinan Assad, tapi dimasa perang mereka adalah pendukung Assad.

 

Presiden Assad sedang sholat bersa

Presiden Assad sedang sholat bersama ulama-ulama sunni Syria

Presiden Assad bercengkrama bersama Syaikh Buthi dan ulama2 awaja Syria setelah sholat

Presiden Assad bercengkrama dengan Syaikh Buthi dan ulama2 awaja Syria setelah sholat

Dimata logika waras, ulama2 sunni Syria tersebut adalah pendukung Assad.

Dimata kaum sesat pikir dan cingkrang otak, ulama2 tsb adalah musuh Assad walau mereka tinggal di damaskus dan sholat bersama Assad.

Dan kepada mereka yang sering mengatakan bahwa presiden Assad adalah seorang yang sesat, kafir, syiah, laknat, berhala, munafik, ahli neraka dan lain-lain sebutan buruk, maka saya tidak tahu, apakah mereka sedang menghina Assad atau sedang menghina Ulama-ulama hebat sunni aswaja dan para sufi syria yang sejauh ini loyal kepada Assad?

Mengatakan Assad sesat, sama artinya mengatakan bahwa ulama sunni aswaja dan para sufi syria, rela dipimpin presiden sesat. Bahkan ulama-ulama tersebut sholat bareng Assad.

Ulama sunni aswaja bersedia sholat bersama orang sesat? Hanya kaum cingkrang otak yan percaya logika sesat ini.

Aleppo : Tamparan untuk Erdogan dan Salman

Aleppo : Tamparan untuk Erdogan dan Salman
by : Subbhan A, blogger

Pada awal perang Syria, seorang pejabat Irak menemui komandan NATO dan bertanya : “Apa yang membedakan antara perang Syria dan perang Libya?”. Komandan NATO menjawab dengan jawaban pendek dan menggambarkan situasi secara tepat : “Russia is back”.

Ya Russia telah kembali memainkan peran pentingnya di Timur Tengah dan mengubah jalannya pertempurannya Syria secara dramatis. 3-Februari-2016, Tentara Arab Syria atau dikenal Syrian Arab Army (SAA) dengan dibantu milsi Badr Iraq, Hizbullah Lebanon, National Defence Force (NDF) dan didukung penuh Angkatan Udara Russia (RuAF) berhasil membebaskan pengepungan kota Nibbul dan Azzahra –dua kota di utara Aleppo- yang telah berjalan selama lebih dari 3 tahun.

CaTwF95WAAASNw9

[gambar : peta Aleppo yang terkepung tentara arab Syria, 4-Feb-2016]

Keberhasilan operasi militer SAA dan sekutunya di kedua kota penting ini melengkapi kisah heroik lain-nya : Pembebasan penjara Aleppo yg selama 13 bulan dikepung para teroris dan pembebasan Pangkalan militer Kweireis yang dikepung selama hampir 2 tahun.

[dan seandainya Syria merupakan Negara aliasinya USA, bukan tidak mungkin semua kisah perang di Syria akan mendapatkan tempat di perfilman Hollywood, mengingat betapa hebatnya dan heroiknya SAA dalam mengarungi perang Syria yang memakan waktu hamper 5 tahun]

Tidak berhenti sampai disitu, gabungan aliasi SAA, Hizbullah, NDF, Milisi badr Irak dan RuAF pada hari berikutnya malah berhasil menguasai kota Azaz yang menghubungkan kota Aleppo dan seluruh kota di provinsi Idlieb yang berbatasan dengan Turki. 35 ribu teroris Wahhabi saat ini terkepung total di Aleppo dan mengalami masalah supply senjata dan makanan yang biasa didapatkan dari Turki. Satu-satunya jalan bagi teroris untuk terbabas dari cengkraman SAA dan aliansinya cuma satu : NERAKA!

Dan jika Aleppo benar-benar terjatuh ke tangan pemerintahan Syria, maka perang Syria secara teknis selesai karena wilayah Syria di barat, timur maupun selatan, dan cepat atau lambat akan jatuh ke tangan pemerintahan Syria karena jalur supply dari utara (Turki) terputus. Perang hanya akan menyisakan wilayah utara Syria yang melibatkan Turki, Kurdi dan pasukan tentara Syria. Dan bukan tidak mungkin, perang yang tadinya hanya terjadi di wilayah Syria akan meluas ke wilayah Turki.

Apa artinya? Artinya semua cita-cita para pendonor perang Syria, untuk menjatuhkan Dr Bashar Assar dari tampuk presiden Syria akan gagal. Cita-cita Saudi dan Qatar untuk menguasai Syria, kandas. Cita-cita Erdogan membentuk imperium Ottoman yang meliputi wilayah Aleppo, Syria Utara dan Iraq Utara juga kandas. Cita-cita eropa untuk terlepas dari ketergantungan gas Russia juga kandas. Cita-cita Amerika untuk memotong salah satu kaki Russia di timur tengah juga kandas. dan yang paling penting, cita-cita Israel untuk menyingkirkan Syria yang pada akhirnya mengisolasi Iran dan Hizbullah juga kandas.

Inilah yang membuat Saudi, Turki dan Aliasinya marah. Di Riyadh, pasca jatuhnya Nibbul dan Azzahra ketangan SAA, Brigjend Ahmad Asiri yang juga juru bicara Koalisi Arab dalam perang Yaman, mengancam bahwa Saudi siap menerjunkan pasukan darat sebagai bagian dari koalisi international dibawah pimpinan Amerika Serikat untuk melawan Isis.

Beberapa hari kemudian, PM Turkey, Ahmet Davutoglu, didepan pejabat2 partai AKP bersumpah akan membayar hutang sejarah Turkey kepada saudara2nya di Aleppo yang membantu membela Turkey pada awal abad 20 :

“Kita akan membayar hutang sejarah kita. Dahulu, saudara kita di Aleppo bertempur bersama kita membela kota Sanliurfa, Gazintep dan Kahramanmaras dan sekarang kita akan membela Aleppo. Kita bangsa Turki akan berdiri bersama rakyat Aleppo”

Apa yang dimaksud oleh Asiri dan Davutoglu adalah jelas mereka tidak sedang mencoba memerangi Isis dan membela Aleppo. Karena jika mereka berniat memerangi Isis mereka akan melakukan jauh-jauh hari. Mereka hanya sedang kalap dan marah melihat para teroris dukungannya sedang menuju kekalahan memalukan. Dan niat sebenarnya keduanya adalah mencoba melakukan segala upaya yang mereka bisa untuk membantu para teroris keluar dari masalah dan kematian dan  lalu dapat meneruskan cita-cita mereka untuk menjatuhan Dr Bashar Assad dari kursi Presiden Syria dan menghancurkan Syria.

Tapi Keinginan Saudi dan Turki, ditanggap sinis dan skeptis oleh PM Russia, Dmitri Medvedev :

“Amerika serikat dan partner kita di Arab harus berpikir ulang : Apakah mereka menginginkan perang yang permanen? Apakah mereka berpikir akan memenangkan perang (Syria) secara cepat? Itu tidak masuk akal, khususnya ketika perang itu terjadi di Timur Tengah. Setiap orang bertempur dengan semua orang disana” (rt.com)

Russia sendiri sepertinya sama sekali tidak mau mundur. Bahkan ketika perundingan perdamaian di genewa diadakan, Russia masih memborbardir para teroris. Walaupun Amerika Serikat dan sekutunya berulang-ulang berbohong mengatakan bahwa Russia, Syria dan Iran lebih concern untuk memborbardir oposisi moderate daripada Isis, Russia bergeming. Russia sebenarnya bersikap moderate dalam menanggangi isu oposisi moderate. Tapi jika oposisi bersenjata itu terkait dengan Isis, Jahbat Nusra/Alqoida, Jaysh AlMujahidin, Harakat Nuruddin AlZinki, dan Harakat Ahrar Al-Syam, para pemimpin Russia berulang kali mengulang-ngulang statement bahwa mereka tidak akan mundur dan menghentikan bombardement sampai semua teroris Wahhabi tersebut terbunuh atau tertangkap. Inilah kenapa serangan massive Russia terhadap kelompok2 teroris tersebut terus dilakukan bahkan ketika perundingan perdamaian di Genewa dilakukan.

Akhirnya, kurang dari 5 bulan sejak keterlibatan Russia dalam perang Syria, tentara Arab Syria yang dibantu pasukan udara Russia, Hizbullah, NDF, IRGC dan milisi badr Irak telah dapat mengubah peta pertempuran, memaksa para teroris meninggalkan sarang dan benteng mereka di barat dan selatan Syria, membebaskan banyak daerah Syria dan memungkinkan rakyat Syria untuk kembali ke kota-kota dan desa yang telah dihancurkan teroris, dan menggagalkan konspirasi paling busuk yang ingin menghancurkan bangsa Syria.

Perang mungkin masih belum akan selesai, tapi pihak pemenang dan pecundang telah terlihat.

Apa yang diperoleh Syria dan sekutunya pasca konflik ini selesai? Syria akan memiliki ratusan ribu tentara yang terlatih di medan perang dan mental bertarung yang tak terkalahkan. Hizbullah akan bermetamorfosis menjadi milisi dengan mesin perang terbaik di dunia. Milisi shia Badr akan mendapatkan training dan pengalaman perang yang tidak mereka dapatkan di Irak karena pemerintah Irak lebih senang berkoalisi dengan USA, dan akhirnya Iran akan memiliki pemimpin masa depan dengan pengalaman tempur di medan perang yang sesungguhnya.

Last but not least, Russia dapat menguji coba semua peralatan militernya dari paling sederhana sampai yang paling canggih di medan perang ganas Syria, melatih para pilotnya dalam medan perang sesungguhnya, mengubah dan memperbaiki taktik militer sesuai perang modern, perang kota dari pintu ke pintu, dari sudut jalan ke sudut jalan lainnya. Kita akan menjadi saksi sejarah lahirnya Negara dengan kekuatan militer terbaik dalam hal peningkatan peralatan militer, strategi perang dan efisiensi serta kesiapan perang. Sebuah karakteristik mesin perang yang sempurna.

Tidak perlu dikatakan kesalahan besar yang dilakukan NATO, USA, Israel, Saudi Arabia, Turki dan seluruh Negara teluk yang mendukung perang ini : mereka semua -sadar atau tidak sadar- telah berhasil menciptakan musuh yang dalam jangka panjang akan menjadi musuh tangguh dalam perang yang berkepanjangan.

Apa yang didapat para teroris Wahhabi terlibat dalam perang kotor ini? Tidak ada, kecuali kekalahan yang memalukan dan kampanye yang gagal dalam jangka panjang. Mungkin awalnya, stragegi mereka terlihat mulus dengan membawa isu penegakan syariat islam dan kekhalifahan. Ditambah isu dengan shia-sunni, mereka mampu menipu ratusan ribu pemuda-pemuda cekak berpikir seluruh dunia untuk bergabung bersama mereka. tapi kini tidak lagi.

Telah timbul kesadaran global di arab khususnya dan dunia umumnya, bahwa musuh sejati kemanusiaan adalah radikalisme atas nama agama yang bernama Wahhabi. Perang Syria telah berhasil membuka kedok Wahhabi. Di masa depan, Wahhabi akan kesulitan untuk menipu manusia dengan slogan-slogan kosongnya mengenai syariat islam dan kekhalifahan. Karena faktanya, yang mereka perjuangkan adalah kepentingan mereka sendiri. Mereka memusuhi dan membunuh siapapun yang mereka temui : sunni, shia, sufi, Kristen, yezidi, kurdi, Armenia, alawi, druze dan semua kaum minoritas.

Maka jangan heran, jika di awal-awal konflik syria, para teroris terlihat begitu mudah menguasai wilayah Syria-Iraq, mereka kini harus berdarah-darah bahkan hanya untuk mempertahankannya.

sumber :
1. Russian hands-off warning to US, Saudis, Turks amid crucial Aleppo battle

2. Russian PM warns US, Saudis against starting ‘permanent war’ with ground intervention in Syria

3. Syria: The winners and losers are becoming clear in this war

4. JUBILATION ERUPTS IN NIBBUL AND AL-ZAHRAA` AS SYRIAN ARMY ENTERS TO EXTERMINATE SAUDI CANNIBAL TERRORISTS

5. The Aleppo Pocket: Turkey Running Out of Time for Its Plans to Invade Syria

Kemajuan Kampanye Militer Putin di Syria, Pusingkan Koalisi USA

Lebih dari 13 bulan koalisi USA membombardir militan pemberontak di syria dan Irak. Koalisi USA melakukan 9000 serangan mendadak selama kampanye militernya.

Hasilnya: ISIS malah mengusai provinsi Anbar Irak, Mosul Irak,  Palmyra Syria, Yarmouk Syria, sebagian Aleppo dan banyak pedesaan Syria. Belum lagi kemajuan faksi teroris syria lainnya di banyak kota syria.

Padahal, ketika USA menyerbu Irak, USA melakukan 9000 serangan mendadak hanya dalam waktu 48 jam. Dan hanya dalam tempo 2 minggu, pasukan koalisi USA sudah sampai didepan gerbang istana Saddam di Baghdad.

Dan jika sampai hari ini masih banyak simpatisan teroris mengkhayal betapa hebatnya para teroris wahhabi dalam melawan koalisi USA, saya cuma bisa bilang: Fuck!

Kalian mungkin bisa membodohi makhluk-makhluk cingkrang otak, tapi jangan coba-coba bodohi kami. Idola kalian -para teroris wahabi- tidak sehebat yang kalian pikirkan, dan jika bukan karena dukungan tanpa batas Turki, Saudi, Qatar, USA dan Nato, maka sejak lama tentara arab Syria dapat mengusir bahkan menghabisi para teroris.

Dan kebohongan kampanye militer USA dan dukungan diam-diam kepada para teroris mulai terekspose ketika Russia memulai operasi militer di syria, 30-september-2015.

Hanya dalam waktu sebulan, tentara Arab Syria (SAA) dibantu Hezbollah dapat mengambil kembali wilayah syria seluas 500 km2. Dan 3 bulan setelah kampanye militer Russia, SAA dan hezbollah dapat merebut Homs sepenuhnya, membebaskan kuwaeres yg telah dikepung teroris wahabi selama lebih dari 2 tahun, membebaskan banyak desa di selatan dan barat aleppo (dan hanya soal waktu utk merengsek hingga kota Aleppo), membebaskan banyak kota di syria utara yg berbatasan dengan Turki, Lattakia hampir bebas sepenuhnya dan mengalami banyak kemajuan di Damaskus Timur, Daraa, Idlieb, Hama dan Palmyra.

Dan jika Russia, SAA dan hezbollah dapat menjaga momentum ini, paling tidak sampai pertengahan tahun depan, mereka dan rakyat syria dapat mengusir para teroris wahabi  dari bumi tercinta Syria. Allahu Akbar! Allahumma sholli ala Muhammad wa aali Muhammad.

Amerika tahu hal ini, Obama tahu hal ini, Kerry mengetahui dengan jelas fakta ini dan para Elite Amerika yang mengendalikan perang syria, juga tahu hal ini.

Karena itu, mereka tergopoh-gopoh mendatangi Putin meminta gencatan senjata untuk menyelamatkan para teroris wahabi dukungannya. Sangat aneh jika Amerika meminta gencatan senjata, sementara yang sedang Russia dan Syria perangi adalah para teroris dan bukannya sebuah negara. Kecuali karena alasan Amerika mengkuatirkan kekalahan para teroris binaanya, maka tidak alasan lainnya.

Untuk itu, saya sertakan artikel dari Mike Whitney, seorang kontributor “AK-Press” dan berbasis di Washington. Mike Whitney dengan sangat bagus membongkar motif sebenarnya Kerry dan pemerintahan Obama ketika menemui Putin.

Selamat menikmati!

Kemajuan Kampanye Militer Putin di Syria, Pusingkan Koalisi USA
oleh : MIKE WHITNEY

kerryputinmoscow-510x321

Sangat luar biasa bahwa pemimpin Barat hanya ingat mengenai gencatan senjata ketika para teroris (wahhabi) kehilangan banyak wilayah (di syria). Kenapa mereka tidak membawa perdamaian di tanah syria sebelum operasi militer Russia dimulai?

-Iyad Khuder, analyst politik Damaskus

Bayangkan jika rakyat Amarika memilih presiden yang jauh lebih buruk dari George W Bush atau Barack Obama. Seorang diktator tulen. Apakah hal tersebut cukup untuk menjustifikasi bagi seseorang seperti Vladimir Putin mempersenjantai dan melatih para tentara bayaran Kanada dan Meksiko untuk menginvasi Amerika, membunuh rakyat sipil, menghancurkan kota dan infrastrukture, menguasai ladang minyak dan pipa gas, menyembelih pegawai pemerintahan dan para tawanan yang ditangkap, mendeklarasikan negara sendiri dan melakukan segala cara untuk menjatuhkan presiden terpilih?

Tentu tidak, pertanyaan tersebut adalah pertanyaan bodoh. Tidak peduli seberapa buruknya presiden Amerika, itu bukanlah alasan untuk menginvansi amerika menggunakan tentara bayaran asing. Dan ya, kebijakan bodoh itulah yang dipertahankan John Kerry, sekretaris Negara USA, didepan sidang PBB jumat 18-Desember-2015. Dengan alasan omong kosong “Jalan menuju perdamaian”, Kerry diam-diam mempertahankan kebijakan USA di syria yang menyebabkan kematian lebih dari 250 ribu rakyat syria dan menghancurkan negara syria.

Dan ingat, Kerry tidak membawa kasus ini ke Sidang PBB karena Amerika serius untuk mencapai perdamaian. Itu omong kosong. Apa yang Kerry inginkan adalah sebuah resolusi yang dapat melindungi para teroris wahhabi dari kekalahan akibat gempuran Russia. Pemerintahan Obama melihat dengan jelas akan kekalahan para teroris wahhabi dukungannya dan kemenangan Russia, jadi mereka berupaya merancang rencana untuk melindungi para teroris dilapangan. Karena itu mereka begitu ngotot untuk meminta gencatan senjata. Itulah alasan kenapa Kerry menginginkan “Perpanjangan waktu” agar diantara para teroris wahabi yang bertikai dapat bersatu membentuk group yang lebih kuat atau mundur.

Mari kita lihat ringkasan keputusan PBB dan anda akan melihat maksud dari keinginan Kerry:

Resolusi pertama akan memfokuskan pada upaya politik untuk mengakhiri perang yang telah berjalan selama 5 tahun, maka Dewan Keamanan hari ini akan memberikan peran lebih kepada PBB untuk mengawal pihak oposisi berunding mengenai transisi politik, penjadwalan gencatan senjata, konstitusi baru dan pemilu dibawah naungan PBB.

(Dewan Keamanan) mengakui hubungan erat antara gencatan senjata dan proses politik secara paralel, dan memberlakukan sesegera mungkin bagi semua pihak untuk memulai langkah awal menuju transisi politik di bawah naungan PBB

Resolusi itu meminta kepada Ban Ki-Moon melalui kantor Utusan Khusus, Staffan de Mistura, untuk menentukan segala hal yang berkaitan dengan gencatan senjata dan rencana untuk mendukung pelaksanaannya, sementara mendesak negara-negara anggota, khususnya anggota ISSG, untuk mempercepat semua upaya untuk mencapai gencatan senjata , termasuk menekan semua pihak yang terkait untuk mematuhinya.

[baca : Dewan Keamann berikan peran lebih kepada PBB]

Untuk memastikan keperluan monitoring gencatan senjata dan mekanismenya, Dewan akan meminta Ban Ki-Moon untuk melaporkan kembali hasil opsi tersebut dalam satu bulan dan meminta negara2 anggota untuk memberikan ‘pengalamannya sebagai bentuk kontribusi’ untuk mendukung mekanisme tersebut’. “

Lihat apa yang saya maksudkan: gencatan senjata, gencatan senjata dan gencatan senjata. Semuanya tentang gencatan senjata. Kerry ingin gencatan senjata. Obama ingin gencatan senjata. Pihak Elite Amerika Serikat ingin gencatan senjata. Bukan, bukan neokon, bukan intervensi liberal dan bukan petualang politik seperti Ash Carter di Pentagon, tapi sejumlah Elite puncak (the Elite) -yang mengendalikan amerika- yang sejak awal merancang krisis syria  dan mengetahui ke arah mana krisis akan berjalan. Mereka sekarang beralih ke plan B yang mana mereka fokus menekan kerugian akibat kalah perang dan menyelamatkan sebanyak mungkin para teroris yang mereka dukung. Biasanya, mereka yang mendanai, mempersenjatai, melatih dan mengirim para teroris wahhabi akan merasa bertanggung jawab akan keselematan mereka sehingga para Elite akan melakukan apapun yang dirasa perlu untuk menyelamatkan mereka.

Itulah kenapa ada Kerry. Tugas Kerry adalah terbang menuju Moskow, memberitahu Putin bahwa Obama mengubah pendiriannya mengenai perubahan Rezim (Syria) dan membawa hasil pertemuan dengan pihak Kremlin ke dewan PBB. Tujuan utama semua kebohongan ini adalah menggalang dukungan internasional untuk menjadikan kelompok teroris wahhabi sebagai “oposisi moderat” dan bergerak ke arah gencatan senjata dibawah mandat PBB yang dapat menghentikan serangan Rusia terhadap para teroris!

Tapi bukankah itu yang diinginkan semua orang, mengakhiri permusuhan?

Sama sekali tidak. Perang melawan teroris sangat berbeda dengan perang antar negara atau perang saudara. Sebuah kelompok teroris seperti Jabhat al-Nusra atau Ahrar al-Sham, misalnya, tidak dapat diperlakukan dengan cara yang sama sebagaimana mempelakukan oposan politik. Mereka adalah kaum fanatik agama yang bertekad mendirikan kekhalifahan dengan menggunakan segala cara. Kita tidak bisa berdialog dengan para teroris seperti ini; mereka harus ditangkap atau dilenyapkan. Inilah yang Rusia sedang lakukan. Rusia sedang melakukan pembersihan secara progresif dari ancaman teroris di Syria yang beresiko mengancam kepentingan Russia dan kepentingan sekutu Russia – Iran, Hezbolah dan Tentara Arab Syria.

Apa yang Kerry lakukan adalah sebuah bentuk kampanye untuk menggagalkan dan menghambat kemajuan anti-teror yang dikomandoi Rusia. Dan Kerry bersedia berbohong untuk melakukannya.

Inilah yang Kerry katakan di Moskow, Selasa 16-Desember-2015:

“Saya tekankan sekarang bahwa Amerika Serikat dan sekutu kami tidak menginginkan apa yang disebut perubahan Rezim (Syria)”

Dan persis sehari setelahnya, Kerry mengulang kembali perubahan dramatis dari kebijakan Obama:

“Kita tidak mencoba melakukan perubahan rezim. Kita tidak terlibat dalam revolusi berwarna (Syria). Kita tidak sedang mencoba mengintervensi negara lain. Kita sedang mencoba membuat perdamaian”

Okay, sampai disini apakah Amerika benar-benar tulus mengenai Syria?

Tidak. Kerry berbohong seperti biasanya. 24 jam kemudian, terjadi perubahan dramatis dalam kata-kata Kerry:

Rusia tidak dapat menghentikan perang bersama Assad karena Assad adalah alasan semua pejuang asing datang (ke Syria). Assad adalah magnet para teroris karena mereka datang untuk memerangi Assad. Jadi jika kalian ingin menghentikan perang di Syria dan kita juga, jika kalian ingin memerangi Isis dan menghentikan berkembangnya teroris, anda harus menyelesaikan masalah terkait Assad. Itu tidak berarti kita ingin mengganti semua aspek dari pemerintahan (Syria)

[baca: USA tidak meminta perubahan rezim Syria tapi Assad harus pergi]

Dapat idenya? Jadi, Amerika tidak mendukung perubahan rezim Syria tetapi pada saat yang sama bersikukuh dengan pendapat: Assad harus pergi.

Kemunafikan yang luar biasa.

Kebenarannya adalah tujuan pemerintahan Obama hanyalah menjatuhkan Assad. Kerry berniat membohongi Putin, mendapatkan persetujuannya dan membawa hasilnya untuk mendukung resolusi bodohnya di PBB. Dan sebagai hasilnya, nama Assad tidak pernah disebutkan sekalipun dalam semua resolusi. Kerry berpikir bahwa ini adalah kemenangan besar bagi Amerika Serikat. Tapi itu bukan kemenangan. Faktanya, semua permintaan Russia dikabulkan melalui resolusi PBB nomer 2254 yang berisi semua permintaan Putin yang pernah diajukan pada Komunike Genewa 2012.

Assad tidak pernah disebut dalam resolusi 2254 karena penyebutan nama presiden  tidak diperlukan untuk menetapkan kondisi:

1. pemerintahan transisi
2. pembentukan konstitusi baru dan negara sekuler syria
3. pemilu yang bebas dan adil untuk memastikan rakyat Syria dapat mengontrol masa depan mereka sediri.

Pada 2012, pemerintah USA menolak semua kondisi ini kecuali Assad dikeluarkan dari partisipasi dalam pemerintahan transisi. Sekarang USA mengubah posisinya terhadap Assad yang berarti semua permintaan Moskow telah disetujui. Resolusi 2254 merupakan bentuk kapitulasi pemerintahan USA. Ini adalah kekalahan diplomatik memalukan yang tidak ada satupun orang di media bersedia mengakui.

Jadi apa yang Kerry dapatkan dengan semua kebohongan dan manuver liciknya?

Tidak ada. Bahkan, ia menyerahkan semua yang dia punya dengan membuat sejumlah konsesi demi mendapatkan dukungan Russia.

Apa “konsesi” yang kita bicarakan?

Berikut adalah daftar singkat-nya:

Kerry bertemu dengan Putin di Moskow pada 15 Desember 2015. Pada tanggal 16 Desember, IMF memutuskan mendukung Rusia atas klaimnya sebesar $3 milyar melawan Ukraina:

“Dewan eksekutif IMF telah mengakui bahwa utang Ukraina sebesar $3 milyar kepada Rusia adalah sah dan diakui”

“Dalam kasus Eurobond, pemerintah Rusia secara resmi mewakili kasus ini. Informasi yang tersedia mengenai  sejarah klaim ini, mendukung tuntutan (russia)”

[baca: IMF akui Ukraina utang $3 milyar kepada Russia]

Syarat apa saja yang anda pikir harus dipenuhi Washington agar tercapai kesepakan ini?

Masih tanggal 16-Desember-2015, pemerintah USA mengumumkan bahwa mereka menarik pesawat F-15 dari pangkalan Turki dengan segera. Cerita seperti ini  :

12 pesawat tempur F-15 yang sejatinya di kirim ke pangkalan militer Incirlik Turki untuk menjaga wilayah udara Turki, tiba-tiba ditarik kembali menuju Inggris. Pemindahan pesawat tempur tersebut terjadi di tengah upaya diplomatik dan negosiasi militer di wilayah tersebut dengan Rusia.

Sehari sebelum penarikan pesawat tempur F-15, Kerry berada di Moskow untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menjelang pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York pada hari jumatnya mengenai Suriah dan upaya USA untuk keluar dari masalah Presiden Bashar al-Assad.

[baca : Angkatan Udara USA mulai tarik pesawat tempur F-15 dari Turki]

Kebetulan lain?

Sepertinya tidak.

Lalu ada ini: Pada tanggal 17 Desember, Obama mengijinkan tuntutan Rusia untuk meng-golkan resolusi PBB yang mengungkap rahasia pendanaan ISIS dan “memperkuat langkah hukum terhadap mereka yang melakukan bisnis dengan kelompok teroris”. Menurut RT.com :

Resolusi ini merupakan upaya bersama USA dan Russia yang keduanya memimpin kampanye anti-ISIS di syria. Kata kunci dari resolusi ini adalah “membuat kerangka untuk mengungkap dan menggagalkan upaya-upaya ilegal dalam rangka membantu pendanaan ISIS dan kelompok teroris terkait, melalui perdagangan minyak, artefak sejarah dan sumber-sumber ilegal lainya”

Resolusi tersebut disebutkan dalam piagam PBB pasal VII dan bersifat mendesak segera serta meminta kepada anggotanya “untuk bergerak dengan penuh semangat dan tegas untuk memotong aliran dana ISIS”.

[baca: Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menerima resolusi yang menargetkan keuangan ISIS]

Tapi apakah resolusi tersebut benar-benar diinginkan Obama, untuk mengekpose aliran keuangan ISIS dan para teroris lainya dan yang jelas-jelas mendapatkan dukungan utama dari sekutu utama Washington di Teluk (turki, qatar dan saudi)?

Jelas tidak. Kerry berharap dengan dukungannya terhadap resolusi tersebut akan membantunya mengadakan gencatan senjata (dan mendapat persetujuan Russia).

Akhirnya, pada tanggal 18-Desember-2015, Obama memberi tahu Erdogan agar dia menarik tentaranya dan tank dari wilayah Irak:

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mendesak sekutunya Turki, Erdogan, untuk menarik dengan segera para tentaranya dari wilayah Irak dan menghormati kedaulatan negara Irak. Pada percakapan telepon hari Jumat, Obama mendesak Erdogan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menurunkan tensi tegangan dengan Irak termasuk penarikan pasukan militer Turki

Obama juga meminta kepada Erdogan untuk menghormati kedaulatan dan intergritas territorial Irak

300 kontingen Turki yang didukung 20-25 tank telah ditempatkan di pinggiran Mosul, ibu kota propinsi Nineveh, 4-December-2015.

[baca : Obama meminta Erdogan menarikan pasukannya dari Irak]

Dengan lain kata, sejak pendudukan Turki tanggal 4-Desember-2015, Obama tidak pernah merespons-nya sampai 2 hari setelah pembicaraan Kerry dengan Putin di Moskow.

Kebetulan lain?

Mungkin tidak. Disetiap peristiwa, USA selalu melakukan upaya serius untuk membujuk Putin menyetujui usulan Kerry di dewan Keamanan PBB (catatan: Obama mengetahui sebelumnya rencana Turki untuk menyerang Irak, faktanya: pejabat penting Turki mengkonfirmasi klaim ini dengan mengatakan bahwa semua negara yang relevan telah diberitahu tentang penyebaran pasukan. lihat disini)

Seperti yang saya katakan sebelumnya: Kerry memberikan apapun yang dia punya demi tercapainya kesepakatan yang tidak memiliki dampak apapun terhadap hasil akhir perang. Hal yang tragis, mengingat segala upaya kebohongan diplomatik (yang dilakukan Kerry) tapi tidak mengubah apapun. Masa depan Syria akan tetap diputuskan di medan laga dan tidak di PBB atau meja perundingan. Washington sejak lama telah memilih opsi penggunaan kekuatan senjata untuk mencapai ambisi geopolitiknya. Dan sekarang para oposan terorganisir (koalisi Rusia) telah muncul yang secara terbuka menantang proxy yang didukung AS dan meninggalkan Washington dengan hanya dua pilihan: melawan atau mundur.

Tetapi, bukankah hasilnya selalu seperti itu? Jika anda mendesak seseorang sedemikian rupa, maka mereka akan mendesak anda kembali.

Artikel asli dalam bahasa Inggris dapat dibaca disini