Serial para Kriminal: Ikhwanul Muslimin Syria

Serial para Kriminal: Ikhwanul Muslimin Syria
Oleh: subbhan a (blogger)

Hafeez Assad bersama Rifaat Assad, komandan pembersihan Hama 1982 dari anasir jahat Ikhwanul Muslimin

tidak ada yang lebih membahayakan islam kecuali (mereka yang) mendistorsi makna islam sambil  memakai jubah2 islam.
Inilah yang kriminal ikhwanul muslimin sedang lakukan!
Mereka membunuh atas nama islam.
Mereka membantai atas nama islam.
Mereka membantai anak2, wanita dan orang tua atas nama islam.
Mereka menghancurkan sebuah keluarga atas nama islam.
Mereka ulurkan tangan mereka kepada orang asing dan agen2nya di perbatasan negara kita.
Mereka ulurkan tangan mereka untuk menerima uang dan senjata dan menggunakannya untuk mengkhinati negara ini dan menghancurkannya.

Lalu mereka membunuh warga sipil negara ini, dan menghabisi sebuah keluarga didesa dan dikota.
Inilah yang kriminal ikhwanul muslimin lakukan!
Inilah yang kriminal Ikhwanul Muslimin lakukan!
Mereka menerima uang dan senjata untuk membunuh negara ini, menghancurkan negara ini dan melemahkan negara ini” (Hafeez Assad, Januari 1982)

Damned! I love Hafeez Assad!

Orasi yang mengesankan. Hafeez Assad mengucapkan pidato ini 35 tahun lalu, tapi setiap katanya menggambarkan secara persis perilaku kriminal Ikhwanul Muslimin.

baca selanjutnya >

Advertisements

Wahabi: Kanker Umat Islam

Wahabi: Kanker Umat Islam
by Subbhan A, blogger

Takfiry, adalah ideologi yang mengkafir-kafirkan sesama muslim dan melakukan kekerasan terhadap orang yang mereka anggap kafir. Ketika krisis syria pecah, kata takfiry dilekatkan kepada pada kelompok pemberontak syria yang awalnya ingin menurunkan Bashar Assad sekaligus mendirikan kekhalifahan islam.

Sebenarnya saya tidak bisa lebih setuju lagi dengan istilah ini. Tetapi sejujurnya, dengan hanya mengatakan takfiry kepada segolongan muslim yang gemar mengkafirkan dan menumpahkan darah kaum muslimin, menurut hemat saya, hal ini malah mengaburkan realita yang sebenarnya.

Kenapa kita tidak terus terang saja mengatakan bahwa bara para teroris yang saat ini menghancurkan syria, iraq, lebanon, afghanistan, pakistan, nigeria, mali, libya dan bukan tidak mungkin mereka juga bercita-cita menghancurkan indonesia adalah para muslim yang menganut mazhab WAHABI ekstrim. Untuk selanjutnya saya lebih suka menyebut mereka sebagai para teroris wahabi ekstrim.

Kh Agil Siradj, ketua umum PBNU pun sampai berkata terang2an: “seseorang yang menjadi wahabi, tinggal selangkah lagi menjadi teroris. Tinggal mereka punya keberanian atau tidak, ada kesempatan atau tidak”.

Memang pada awal krisis syria yang dimulai maret 2011 yang merenggut korban tewas hingga lebih dari 380 ribu rakyat syria, madzhab yang dianut para pelaku teroris tersebut tidak jelas dan tidak jelas pula siapa mendanai mereka. Tapi kini tidak lagi. Topeng-topeng telah terbuka, semua tirai sudah diangkat, dan kebenaran tidak bisa disembunyikan lagi.

Berita begitu massif bahwa dibalik para teroris wahabi ekstrim ini, ada negara2 seperti saudi dan qatar yang mendanai mereka, ada turki yang menyangga para teroris dengan menyediakan dukungan logistik tanpa batas dan ada koalisi neokon USA-Nato yang membabi buta membela mereka karena kebencian terhadap rezim Syria. Dan mereka jelas-jelas mengaku berpaham wahhabi, entah wahabi cabang najd saudi (original wahabi), atau wahabi cabang turki (Ikhwanul Muslimin) atau wahabi cabang inggris (huzbut tahir).

Para teroris wahabi ekstrim tersebut dapat berbaju apa saja. Mereka dapat berbaju isis, jahbat alnusra, ahrar alsham, jaisy al-islam, fsa, alqoida, boko haram, dan lain-lain dan lain-lain. Tetapi perilaku mereka sama: begitu bengis dan menjijikkan.

Dan kita harus akui, banyak kaum muslim tertipu dengan mereka. Sebagian besar dari kita tertipu dengan penampilan lahiriah mereka padahal aslinya mereka adalah penjahat. Kita tertipu dengan slogan tauhid mereka padahal mereka adalah pendukung kemungkaran. Kita tertipu dengan jidat gosong, gamis cingkrang dan jenggot panjang mereka padahal mereka sering mengkafirkan dan menunpahkan darah siapapun yg tidak setuju dengan mereka.

Dan mereka juga menyediakan julukan bagi yang berani mengkritik kelakuan bengis para teroris, dengan julukan: syiah, rafidhi, islam liberal, islam sesat, kafir, musuh islam, bahkan non muslim. Artinya: apapun kritikan anda kepada wahabi dan selogis apapun krtitikan anda, maka itu tidak ada artinya karena anda seorang yang sesat, dan anda seorang syiah! Pada akhirnya, tujuan mereka adalah menghalalkan darah anda.

Maka mereka yang berjuang melawan keganasan teroris wahabi ekstrim, sejatinya berjuang dijalan sunyi. Karena sedikitnya orang yang berani terang2an melawan mereka.

Dan ijinkan saya menunjukkan daftar faksi-faksi teroris wahabi yang beroperasi menebarkan teror di seluruh dunia mulai dari asia selatan, pakistan, afghan merentang panjang hingga negeri maghribi:

wahabi

dan ribuan faksi teroris yang beroperasi di  suriah yang semuanya berpaham wahabi

dan berikut daftar kejadian bomb bunuh diri maupun serangan mematikan para teroris wahabi:

wahabi1

dan ratusan bomb bunuh diri yg menyasar masjid, gereja, tempat ibadah, sekolahan, pasar, tempat keramaian dan lain-lain dan yang tidak mengherankan: semua pelakunya para wahabi ekstrim.

lantas siapa yang menjadi korbannya? Korbannya justru kebanyakan wanita, balita, orang lanjut usia, dan para sipil tak bersenjata yang sebenarnya tidak ada kaitan sama sekali dengan urusan yang dimasalahkan para teroris.

Para teroris wahabi ekstrim juga selalu memberi alasan bahwa mereka sedang membela kaum ahlusunnah dari penindasan kaum syiah.

sekarang ijinkan saya bertanya kepada mereka.

Apakah syiah melakukan penindasan terhadap sunni di Libya? Apakah syiah juga berkuasa di Libya? Lantas mengapa teroris wahabi masih menghancurkan negara ahlussunah ini?

apakah syiah juga menindas sunni dinegara seperti nigeria, somalia, mali, kamerun, pakistan, afghanistan, mesir, dan syria, dan bahkan indonesia? Perhatikan! Syiah minoritas di negara tersebut bahkan syiah nyaris tidak ada. Tetapi mengapa hal itu tidak menghentikan teroris wahabi ekstrim untuk menghancurkan dan membuat kerusakan di negara-negara tersebut?

Tahukah anda bahwa saat ini ada total 15 juta pengungsi dan 95pct pengungsi tersebut adalah warga ahlussunah dan berasal dari negara ahlussunnah yang hancur akibat kebengisan teroris wahhabi:  libya, afghan, pakistan , irak , suriah, somalia, pakistan, nigeria, mali, mesir.

Ada 30 ribu kaum muslimin libya terbunuh dan 2 juta warga libya  menjadi pengungsi, sejak teroris wahabi ekstrim masuk ke libya. Apakah kekhalifahan terbentuk seperti yang diidam2kan teroris wahabi ? apakah libya menjadi lebih aman sekarang dibawah naungan ‘khilafah’?

Alih-alih, Libya yang dahulu merupakan negara terkaya di afrika utara, pendidikan dan kesehatan gratis, harga2 yang murah, tiba-tiba menjadi negara yang gagal. Kekerasan dan bom bunuh diri terjadi setiap hari, kerusakan menyebar didesa dan dikota. Hal yang tidak pernah dilakukan oleh Qaddafi sekalipun.

Ada lebih dari 300 ribu rakyat syria mati, 4 juta internally displaced dan 4 juta mengungsi ke negara asing. Mereka rakyat sipil, sebagian besar bermazhab ahlusunnah dan bukannya syiah.

Saya harus sekali lagi bertanya kepada teroris wahabi: Kapan mereka mati dan kapan mereka menjadi pengungsi? Apakah sejak Bashar Assad berkuasa tahun 2000 ataukah sejak teroris wahabi membanjiri syria tahun 2011?

Teroris wahabi ekstrim hampir pasti dapat menipu mereka yang tidak menggunakan akal dan tidak memiliki hati. Yang menganggap kesalehan hanya dilihat dari seberapa pendek gamis anda atau seberapa gosong jidat anda. Yang menganggap penyembelihan rakyat sipil wanita atau anak-anak menjadi halal hanya dengan teriakan Allahu Akbar. Yang mengira Allah dan Rasul-Nya akan bahagia melihat bendera tauhid berkibar tinggi diangkasa walau dengan cara keji dan barbar.

Tetapi mereka penipu dan tertipu oleh angan-angan. Ajaran islam tidak seperti mereka anggap. Agama islam teramat luas dan terlalu lembut untuk dipahami oleh kaum cekak berpikir dan keras hati seperti wahabi. Islam agama damai dan rahmat lil alamin dalam arti yang sebenarnya. Maka sekiranya Allah SWT berniat menjadikan umat manusia ini menjadi satu umat, maka itu hal yang teramat mudah. Tetapi Allah berkehendak lain agar manusia saling berlomba-lomba berbuat kebajikan (alMaidah : 48)

Wajah islam yang damai, kini begitu menakutkan ditangan wahabi. Maka jika kita ingin memgembalikan wajah islam yang teduh dan menenangkan, maka selayaknya kita harus berani mengatakan:

Wahabi adalah kanker. Buang kanker ini dan separo masalah dunia akan terselesaikan.