Dan Alam Malakut-pun Takjub

Dan alam malakutpun Takjub
Oleh subbhan a, blogger.

Hari ini, ribuan, ratusan bahkan jutaan massa mengumandangkan namaMu.
Hari ini, dari seluruh penjuru negeri datang berkumpul ke satu titik dengan satu tujuan: menyebut namaMu.
Hari ini, bergemuruh suara takbir, tahmid, tashbih membesarkan diriMu.

Tidak ada nama yang disebut hari ini, selain namaMu.

Seluruh manusia terperangah dan takjub menyaksikan jutaan manusia berbaju putih yang bergerak didasari kecintaan kepadaMu.

Kami melihat mata-mata itu menangis, hati-hati teriris, dan semangat kecintaan kepadaMu membuat mereka rela bergerak menempuh ratusan kilometer demi mencari ridhaMu.

Kami melihat wajah2 yang kelelahan namun diliputi kebahagiaan karena dapat berdiri dalam satu barisan membela diriMu.

Kami melihat dahi-dahi yang direndahkan menyentuh bumiMu karena marah kehormatan islam telah dicampakan.

Kami mendengar suara-suara yang serak melantunkan setiap pujian dan menyuarakan kebenaran yang telah lama hilang dari negeri ini.

Dalam benak mereka, Negeri ini telah lama dikuasai para penjajah ekonomi, asing maupun aseng, yang telah dengan berani menginjak2 namaMu.

Dan mereka telah bersabda: bahwa mereka harus melawan. Melawan dengan cinta. Melawan dengan damai. Melawan dengan menyebut-nyebut namaMu.

Parade kecintaan kepadaMu ini begitu menggetarkan setiap hati manusia.

Seluruh alam malakut dipenuhi rasa takjub menyaksikan betapa manusia dapat digerakkan hanya karena namaMu.

Amal-amal kecintaan itu naik membelah angkasa, menyelusup ke alam arasy, dan begitu indah merupa dihadapan Allah swt.

“Amal siapakah ini!?” kata Allah SWT. Dia begitu agungnya, sehingga keagungan itu menetupi semua keagugan yang pernah ada.

“Inilah amal-amal jutaan manusia yang datang membelaMu”, jawab malaikat takzim.

Seluruh malaikat pun memandang takjub, heran, kagum melihat amal jutaan manusia ini.

“O hambaKu
Aku kira kalian datang kepadaKu, karena kalian mencintaiKu.
Aku kira kalian sebut-sebut namaKu, karena kalian mencari ridhaku.
Aku kira kalian datang dari segala penjuru dengan peluh bercururan dan rambut kusut masai, karena mencari kecintaanKu.

Lalu aku melihat satu persatu hati kalian.
Bukan Aku yang Aku temui.
Aku malah menemukan uang dan kekuasaan disitu.

Itukah yang sebenarnya yang kalian cari!?
Enyahlah kalian dari dariKu.
Aku tidak perlu dzikirmu.
Aku tidak perlu sholatmu.
BuatKu, semua itu palsu.

Apa yang kalian kira kecintaan dan penghambaan, sejatinya adalah penghinaan buatku”

Allah SWT telah bersabda, dan malaikat denga takzim mendengarkan.

“Amal-amal manusia mungkin dapat menipu kalian, tapi dia tidak dapat menipuKu”

Lalu satu persatu dosa-dosanya dibentangkan dihadapan malaikat.

Dari inventasi emas bodong, kasus suap sertifikasi halal, kedekatan dengan salah satu orang yang diduga sebagai salah satu mafia naga. Tapi saat bersamaan justru teriak-teriak anti aseng. Niat mereka yg lebih karena Pilkada sebagai dasar gerakan mereka.

Maka semua amal mereka hari ini, dicampakkan kedalam neraka.

Jakarta, 2-Desember-2016

Referensi :

  1. http://foto.tempo.co/read/beritafoto/14317/bukti-bukti-dugaan-suap-label-halal-mui-di-australia
  2. https://m.tempo.co/read/news/2014/02/27/078557911/australia-sodorkan-bukti-biaya-perjalanan-mui
  3. https://m.tempo.co/read/news/2014/08/05/173597253/mui-terima-fee-label-halal-dari-chicago
  4. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/09/12/090000126/Dua.Petinggi.MUI.Terseret.Investasi.Bodong.GTIS
  5. https://m.tempo.co/read/news/2014/03/19/090563539/mui-akui-kecolongan-soal-investasi-bodong-gtis
  6. https://www.youtube.com/watch?v=aGLwa8HLjTU
  7. https://www.islampos.com/terkait-pilkada-dki-2017-bachtiar-nasir-kami-sudah-bertemu-sby-dua-kali-307859
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s